Apa saja obat untuk insomnia dan mimpi yang berlebihan?

Insomnia dan mimpi memerlukan pemilihan obat yang tepat tergantung pada situasinya. Jika benzodiazepin dengan efek sedatif, anti-kecemasan, inotropik, dan antikonvulsan digunakan, termasuk eszopiclone, fluazepam, alprazolam, dan diazepam, obat-obat ini dapat memperpendek latensi tidur dan meningkatkan total waktu tidur. Agonis melatonin juga dapat digunakan untuk mengobati insomnia dengan kesulitan tidur sebagai keluhan utama, serta gangguan ritme sirkadian, tetapi umumnya hanya digunakan di bawah pengawasan medis. Obat-obatan herbal Cina atau tonik herbal juga dapat digunakan untuk mengatur pengobatan.