T: Bagaimana perkembangan penggantian lutut total invasif minimal? J: Artroplasti lutut total invasif minimal muncul pada tahun 1990-an dan telah menjadi teknik bedah yang matang dengan hasil yang jelas setelah lebih dari 20 tahun pengembangan. Teknik ini bertujuan untuk mencapai waktu pemulihan yang lebih singkat dan hasil pembedahan yang lebih baik dengan sayatan yang lebih kecil dan reaksi sistemik yang lebih ringan. T: Apa saja karakteristik dari penggantian lutut total invasif minimal? J: Dibandingkan dengan penggantian lutut total tradisional, penggantian lutut total invasif minimal memiliki karakteristik sebagai berikut: (1) panjang sayatan bedah lebih pendek, rata-rata 8-9 cm (rata-rata 14-16 cm pada bedah tradisional); (2) sendi lutut dapat aktif secara fungsional pada tahap awal setelah pembedahan, dan fungsi sendi dapat dipulihkan dengan lebih baik; (3) tingkat rasa sakit berkurang, dan pendarahan akibat pembedahan berkurang; (4) rawat inap diperpendek menjadi 9 hari, dan biaya pengobatan berkurang. Biaya. T: Pasien mana yang dapat menjalani penggantian lutut total invasif minimal? J: Harus dikatakan bahwa sebagian besar pasien dapat menerima penggantian lutut total invasif minimal. Namun, pasien dengan kondisi berikut ini harus berkomunikasi dengan dokter bedah secara rinci sebelum operasi. (1) pasien yang terlalu gemuk, dengan BMI ≥ 30; (2) pasien dengan osteoporosis parah; (3) pasien dengan deformitas inversi, eversi, atau fleksi lutut yang parah; (4) pasien dengan trauma terkait lutut atau riwayat bedah sebelumnya.