Apakah sistoskopi itu menakutkan?

Sistoskopi adalah metode umum skrining untuk gangguan genitourinari, yang memungkinkan diagnosis dan pengobatan sejumlah gangguan genitourinari di bawah penglihatan langsung.

Untuk pasien dengan hematuria, sistoskopi sering kali merupakan tes yang tak tergantikan. Ini tidak hanya dapat mengklarifikasi penyebab hematuria, tetapi juga memberikan pengobatan untuk beberapa penyakit yang menyebabkannya. Misalnya, sistoskopi dapat mendeteksi tumor kandung kemih dini (kanker kandung kemih) dan memungkinkan pengobatan radikal tanpa sayatan, sehingga memungkinkan kelangsungan hidup jangka panjang pasien. Sebagian besar pasien dengan batu kandung kemih juga dapat memecah dan mengeluarkan batu melalui sistoskopi tanpa harus menjalani operasi.

Sistoskopi dapat mendiagnosis dan mengobati tidak hanya gangguan kandung kemih dan uretra, tetapi juga gangguan ureter, ginjal, dan bahkan panggul tertentu.

Seberapa sakitnya sistoskopi?

Dengan ahli urologi yang terampil, sebagian besar pasien hanya memerlukan sedikit anestesi lokal untuk menyelesaikan pemeriksaan, dan beberapa pasien wanita (dengan uretra yang lebar, pendek, dan lurus) bahkan dapat menjalani sistoskopi tanpa anestesi. Hanya sedikit sekali pasien (terutama mereka yang dicurigai menderita adenosistitis) yang memerlukan anestesi umum di bawah IV.

Jika anda memiliki kekhawatiran tentang sistoskopi dan mampu secara finansial, anda juga dapat menemukan rumah sakit yang memiliki cystoscope fiberoptik untuk sistoskopi anda. Cystoscope fiberoptik memberikan gambar yang lebih besar, lebih jelas, lebih halus dan lebih lembut daripada cystoscope biasa. Tentu saja, sistoskopi fiberoptik tidak terlalu menyakitkan dibandingkan sistoskopi biasa. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkelanjutan, terutama penerapan serat optik dan teknologi bidang pandang sudut lebar dalam 20 tahun terakhir, konstruksi sistoskopi telah mencapai tingkat modernisasi yang baru, dan serangkaian endoskopi diagnostik dan terapeutik seperti pieloskopi, ureteroskopi, bedah listrik, laparoskopi dan instrumen litotripsi telah muncul, membentuk situasi baru dan kemajuan pesat dalam urologi. Sistoskopi menjadi lebih aman dan tidak terlalu menyakitkan.

Jadi, ketika dokter Anda merekomendasikan sistoskopi, jangan ragu-ragu untuk memintanya, tidak sesakit yang Anda pikirkan.

Tentu saja, tidak semua gangguan saluran kemih memerlukan sistoskopi. Terutama bagi pasien yang menderita sistouretritis akut, sistoskopi hanya akan menambah rasa sakit. Jika volume kandung kemih kurang dari 50 ml, sistoskopi kadang-kadang bisa berbahaya dan dokter yang tidak berpengalaman kemungkinan besar akan menembus kandung kemih.