Apa yang harus diperhatikan dalam diet pasien SLE? 1. Tidak ada kontraindikasi khusus untuk diet pasien SLE. Diet ini harus ringan, rendah garam, rendah lemak dan tinggi protein. 2. Makanan tertentu yang merangsang fungsi kekebalan tubuh, seperti seledri, jamur, buah ara, makanan yang diasap, biji alfalfa, dan kacang polong, dapat memicu lupus eritematosus dan harus dihindari sejauh mungkin. 3. Perhatikan diet rendah garam dan makan lebih banyak pisang, apel, jeruk, tomat, serta buah dan sayuran lain yang kaya kalium. Namun, pasien dengan gagal ginjal dan darah tinggi kalium tidak dapat mengonsumsi makanan yang disebutkan di atas dengan kandungan kalium tinggi, dan pasien dengan gula darah tinggi juga perlu membatasi makanan pokok dan makanan manis. 4. Beberapa produk kesehatan tidak bermanfaat bagi pasien SLE, tetapi justru berbahaya. Sebagai contoh, ginseng, ginseng Amerika, gynostemma dan sediaan majemuknya mengandung ginsenosides, yang dapat meningkatkan imunitas seluler dan imunitas humoral tubuh manusia. Namun, bagi pasien SLE, suplemen ini dapat memperburuk atau memicu SLE karena dapat meningkatkan imunoglobulin, meningkatkan kompleks imun, dan mengaktifkan antibodi anti nuklir. Ada beberapa obat barat yang sering kali dapat memicu atau memperparah penyakit ini, jadi berhati-hatilah untuk tidak menggunakannya. Misalnya, hydrazinebendazide, benzosalazine, chlorpromazine, propyl atau methylthiouracil, gold, D-penicillamine, phenytoin sodium, isoniazid, penisilin, streptomisin, sulfonamid, dll.