Kembung konstan di bagian kecil punggung

Perut selalu buncit, umumnya karena masalah pencernaan, yang mungkin disebabkan oleh faktor makanan atau gangguan gastrointestinal. Penyebab umum dan pengobatan a. Faktor pola makan: pola makan yang tidak terkendali, makan berlebihan, atau makan terlalu cepat, suka makan makanan berminyak dan tidak dapat dicerna, dll., dapat menyebabkan perut kembung. Pasien disarankan untuk menghindari konsumsi makanan yang mengiritasi dalam hidupnya, sambil mengunyah dan menelan secara perlahan-lahan, menjaga kestabilan emosi, olahraga ringan, dan dapat mengonsumsi obat pro-daya lambung di bawah bimbingan dokter. Kedua, faktor penyakit: 1, penyakit gastrointestinal: berbagai penyakit gastrointestinal seperti konstipasi, gastritis kronis, obstruksi usus, dll., dapat menyebabkan distensi abdomen. Pada saat ini, jenis penyakit harus ditentukan melalui gastroenteroskopi dan pemeriksaan tinja rutin, dan kemudian tindakan yang berbeda harus diambil untuk mengobati penyakit aslinya, seperti memberikan jarum suntik terbuka untuk sembelit, penekan asam dan pelindung mukosa untuk gastritis kronis, dll. Obstruksi usus mungkin memerlukan perawatan bedah. Juga disarankan agar pasien memperbaiki struktur diet dan kebiasaan makan mereka untuk membantu meningkatkan fungsi saluran pencernaan; 2, peradangan ginekologis: jika wanita merasa perut selalu buncit, kemungkinan besar disebabkan oleh peradangan ginekologis, seperti penyakit radang panggul, dapat diberikan pengobatan antibiotik, seperti metronidazole, penisilin, dll., Kasus-kasus serius juga memerlukan pembedahan; 3, infeksi saluran kemih: menderita infeksi saluran kemih juga dapat menyebabkan perut selalu buncit pembengkakan, harus minum lebih banyak air, oleskan norfloksasin, cefaclor dan obat lain untuk mengobati. Hal yang paling penting adalah makan secara teratur, mengunyah perlahan-lahan, menjaga kestabilan emosi, rileks, berolahraga secukupnya, dan menggabungkan kerja dan istirahat.