Pola makan yang buruk, kehidupan yang tidak teratur, pekerjaan dan istirahat yang tidak teratur, serta tujuh emosi, semuanya merupakan penyebab penting penyakit pencernaan. Bagi pasien yang telah pulih, penyebab yang disebutkan di atas lagi-lagi merupakan elemen kunci dalam menyebabkan kekambuhan. Oleh karena itu, selain pengobatan, penanganan gangguan pencernaan juga memerlukan perhatian pada diet, istirahat dan perhatian penuh. Poin-poin spesifiknya adalah sebagai berikut, silakan baca setiap kalimat dengan seksama dan periksa apakah Anda dapat melakukannya, jika tidak, cobalah yang terbaik untuk melakukannya: 1. Perhatikan pola makan yang ringan dan bergizi, cobalah untuk tidak makan produk acar, digoreng, pedas, makanan laut, mentah dan dingin, beras ketan, barang goreng, dll. Cobalah untuk makan sesedikit mungkin buah mentah dan dingin, dan jika harus, jangan makan dengan perut kosong. Perut senang menjadi tonik, dan perut menjadi lancar. Makanan yang tidak dicerna dan diserap dengan baik, meskipun “lezat” saat dimakan, menjadi beban bagi lambung dan usus, yang tidak kondusif untuk pemulihan. Anda bisa makan lebih banyak ikan air tawar, daging babi dan bebek tanpa lemak, tetapi kurangi daging berlemak. Susu bisa diminum, tetapi jika Anda makan tidak nyaman, Anda bisa makan yogurt sebagai gantinya. 2. Kunyah perlahan-lahan, jangan terlalu lapar atau terlalu kenyang, jangan melahap terlalu banyak, jangan makan terlalu cepat. Menjadi manusia adalah kerja keras, dan usus Anda juga merupakan kerja keras. Pastikan untuk makan perlahan-lahan untuk dinikmati, jangan abaikan gastrointestinal juga perlu perlahan-lahan menikmati karakteristiknya. 3, hidup teratur dan istirahat, usahakan untuk tidak begadang, olahraga di luar ruangan yang sesuai, jangan terlalu banyak berolahraga, olahraga berat, terutama hindari minum minuman dingin setelah berolahraga. Ini adalah jaminan kesehatan fisik dan mental. 4. Hindari kerja berlebihan, jangan terlalu banyak berpikir dan gabungkan kerja dan istirahat. Ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa ada qi dan darah yang cukup untuk mendorong pemulihan tubuh. 5, pikiran harus tenang, jangan terlalu jengkel, tertekan. Untuk melihat penyakit dengan benar, jangan terlalu gugup, cemas, dan tidak peduli sama sekali. Seperti kata pepatah, penyakit gastrointestinal perlu “diobati dalam tiga bagian dan dipelihara dalam tujuh bagian”. Mampu mencapai poin-poin di atas dapat memastikan bahwa saluran gastrointestinal beberapa orang dapat melanjutkan fungsi normalnya, dan bagaimana mempertahankan fungsi ini juga merupakan poin kunci dari perawatan kesehatan. Kami berharap semua orang yang menantikan kesehatan yang baik segera kembali ke vitalitas!