Ketika seorang anak menderita flu, dokter sering mengingatkan para orang tua untuk memantau pendengaran anak mereka dan untuk mencegah otitis media. Sebagian orang tua mungkin bertanya: Apa hubungannya pilek dengan telinga, dan bagaimana infeksi saluran pernapasan atas dapat mengunjungi telinga? Meskipun penelitian medis belum sepenuhnya mengidentifikasi penyebab otitis media pada anak-anak, namun telah ditemukan bahwa otitis media berkaitan erat dengan tiga faktor utama: disfungsi tuba eustachius, infeksi, dan respons kekebalan tubuh. Dari semua ini, kerusakan tuba eustachius adalah penyebab utamanya. Pada anak-anak, hipertrofi adenoidal adalah penyebab paling umum dari obstruksi tuba eustachius atau kerusakan tuba eustachius. Selain itu, penyakit ini sering kali sekunder akibat infeksi saluran pernapasan atas akut, kemungkinan besar infeksi bakteri ringan atau hipotoksik pada telinga tengah. Akhirnya, karena telinga tengah adalah sistem pertahanan kekebalan tubuh independen yang belum berkembang di masa kanak-kanak, ini adalah salah satu alasan paling penting untuk kerentanan anak-anak terhadap penyakit ini. Para orang tua perlu menyadari beberapa ‘tanda-tanda’ otitis media pada anak-anak sehingga deteksi dini, diagnosis dan pengobatan dapat dicapai. Misalnya, anak-anak sering tampak lambat mendengarkan atau kurang perhatian. Anak-anak yang lebih besar mungkin mengatakan kepada orang tua mereka bahwa telinga mereka terasa tersumbat atau tersumbat, kehilangan pendengaran, atau telinga berdenging. Hal ini paling sering terjadi setelah pilek atau tanpa disadari. Tergantung pada tanda-tanda klinis gangguan pendengaran, pemeriksaan dapat mengungkapkan tanda-tanda seperti invaginasi membran timpani, minyak merah muda atau kuning, dan garis rambut. Dalam kasus yang jarang terjadi, timpanosentesis diagnostik di bawah manipulasi aseptik mungkin diperlukan untuk memastikan diagnosis. Pengujian impedansi-konduktansi akustik adalah tes diagnostik audiologis dasar yang paling umum dilakukan dan merupakan referensi penting untuk diagnosis dan untuk menentukan tingkat pemulihan penyakit. Penelitian berbasis bukti dari luar negeri menegaskan bahwa hingga 96% anak-anak pernah mengalami otitis media sekretori dan tingkat kekambuhannya tinggi, tetapi orang tua tidak perlu terlalu khawatir. Namun demikian, para orang tua tidak perlu terlalu khawatir, karena sebagian besar otitis media akut dapat sembuh secara spontan dan sebagian besar dapat sepenuhnya pulih seperti semula dengan pengobatan yang wajar, dan hanya sebagian kecil saja yang memerlukan pembedahan lebih lanjut. Selama masa tumbuh kembang anak, pendengaran memainkan peran penting dalam perkembangan kognitif dan intelektual anak secara keseluruhan. Oleh karena itu, diagnosis dan pengobatan dini sangat penting dan mendesak. Kronisitas dapat diakibatkan oleh kegagalan untuk menerima pengobatan yang tepat waktu dan tepat selama fase akut, atau dari serangan berulang dan berkepanjangan.