Apa saja karakteristik patologi kardiovaskular pada pasien dengan akromegali?

  Selain penampilan yang jelek dan pembesaran tangan dan kaki, kadar hormon pertumbuhan yang tinggi juga dapat menyebabkan pembesaran jaringan lunak, tulang, dan organ dalam. Dampak akromegali pada sistem kardiovaskular sangat penting dan penyakit ini dikenal sebagai “penyakit jantung akromegali” dan merupakan penyebab utama kematian pada pasien akromegali.  Pasien dengan akromegali memiliki tingkat kematian 30% lebih tinggi dari biasanya, dengan penyakit jantung menyumbang 60% dari total kematian. Penyakit jantung hipertrofik terlihat pada sekitar 20% pasien tanpa hipertensi dan dengan perjalanan penyakit yang singkat, dan pada 90% pasien dengan perjalanan penyakit hipertensi yang panjang. Manifestasi penyakit jantung akromegali bervariasi: (1) perubahan kardiovaskular struktural seperti penebalan miokard, pembesaran atrium dan ventrikel, pelebaran diameter internal pembuluh darah besar seperti aorta, dan penyakit katup jantung; (2) perubahan fungsi jantung seperti disfungsi diastolik, aritmia, dan disfungsi sistolik. Pasien pada akhirnya dapat mengalami lesi kardiovaskular yang dapat menyebabkan insufisiensi jantung atau bahkan gagal jantung.  Penelitian terbaru menunjukkan bahwa faktor risiko independen untuk patologi sistemik kardiovaskular pada pasien akromegali adalah usia lanjut, obesitas, dan durasi penyakit yang lama. Oleh karena itu, pengenalan penyakit secara dini, menjaga usia pasien saat masuk ke dalam rentang usia yang lebih muda, dan menjaga durasi penyakit pasien agar tetap pendek, serta menginstruksikan pasien untuk menjaga berat badan yang sehat, merupakan cara yang efektif untuk mencegah perkembangan patologi kardiovaskular pada pasien akromegali.