Tes darah dapat digunakan untuk memeriksa leukemia, kelainan darah anemia, sebagai bantuan untuk penyakit lain seperti purpura dan penyakit alergi, dan juga sebagai dasar untuk memeriksa efektivitas pengobatan. Tes darah rutin adalah tes medis yang sering dilakukan di klinik rawat jalan rumah sakit. Tes darah dilakukan untuk memeriksa sel darah merah, hemoglobin, sel darah putih dan trombosit dalam tubuh. Ini juga digunakan sebagai tambahan untuk banyak penyakit lainnya. Dalam kebanyakan kasus, terlalu banyak atau terlalu sedikit sel darah merah merupakan gejala penyakit dalam tubuh. Contohnya, sel darah merah yang rendah bisa jadi merupakan tanda leukemia, pendarahan atau kekurangan vitamin atau elemen jejak. Sel darah merah yang berlebihan mungkin disebabkan oleh penyakit seperti emfisema atau tumor. Tetapi emosi juga merupakan faktor dalam produksi sel darah. Jika ada, misalnya, kegembiraan atau rasa takut, emosi seperti itu dari volatilitas mental yang tinggi dapat mempengaruhi sekresi adrenalin dan, akibatnya, jumlah sel darah merah dapat meningkat.