Konstipasi yang disebabkan oleh radang usus biasanya terlihat pada radang usus kronis jangka panjang, yang dapat menyebabkan penurunan frekuensi dan kekuatan peristaltik usus akibat gangguan flora usus, sehingga memicu konstipasi. Selain itu, konstipasi juga bisa disebabkan oleh penggunaan obat penghambat diare, seperti montelukast, ketika mengobati radang usus terlalu lama. Untuk meringankan gejala sembelit biasanya dapat mengambil metode berikut: 1, penggunaan obat pencahar: seperti laktulosa, biasanya dapat melunakkan tinja dan meningkatkan pembuangan; 2, probiotik oral: seperti bifidobacteria, lactobacillus acidophilus, lactobacillus, dll., biasanya bisa menjadi regulasi dua arah diare, sembelit; 3, hidrasi: pasien harus minum lebih banyak air, tetapi juga dapat memilih untuk minum air madu atau air garam ringan untuk hidrasi, untuk mempromosikan buang air besar; 4, penerapan gastrointestinal Penerapan obat gastrointestinal: seperti moxaburi, tetapi juga dengan penggunaan obat anti-inflamasi, seperti norfloksasin atau safranin untuk memperbaiki gejala enteritis kronis; 5, metode lain: sembelit yang lebih serius dapat diobati dengan gabus topikal, biasanya perlu mengembangkan kebiasaan buang air besar secara teratur, lebih banyak buah dan sayuran segar, seperti pisang, hawthorn, buah naga dan buah-buahan pencahar lainnya, tetapi juga tepat untuk makan beberapa makanan berserat kasar, seperti jagung untuk membantu buang air besar. Selain itu, Anda perlu memperkuat latihan fisik, memijat perut Anda setiap hari sebelum tidur, dan menjaga suasana hati Anda tetap rileks, yang dapat membantu meredakan sembelit.