Kram di perut dan keinginan untuk buang air besar

Kram dan bengkak di perut disertai sensasi buang air besar bisa disebabkan oleh gangguan urologis, anal dan ginekologis. Pasien perlu menjalani USG perut, urinalisis, CT, anoskopi dan pemeriksaan lainnya untuk membuat diagnosis yang jelas. Penyebab umum dan pengobatan 1. Penyakit sistem saluran kemih: Umumnya, pria lebih mungkin mengalami prostatitis, sedangkan wanita lebih mungkin mengalami infeksi saluran kemih. Infeksi bakteri memerlukan perhatian medis yang cepat dan penerapan antibiotik untuk mengendalikan peradangan di bawah bimbingan dokter untuk menghindari perkembangan infeksi yang berkelanjutan. 2. Penyakit dubur dan usus: Umumnya terlihat pada kolitis, proktitis, polip usus besar, dan penyakit lainnya, karena usus distimulasi oleh peradangan, yang mengakibatkan rasa urgensi dan tinja yang tidak lengkap, dan tumor ganas di rektum atau hemoroid, yang juga dapat menyebabkan rasa sakit dan gejala tidak nyaman lainnya. Pasien dapat menggunakan antibiotik untuk pengobatan anti infeksi, obat topikal seperti salep wasir atau perawatan bedah untuk meredakan ketidaknyamanan. 3, penyakit ginekologi: pasien wanita dengan penyakit radang panggul, efusi panggul atau servisitis dapat mengalami kram perut bagian bawah dan buang air besar, dan biasanya mengalami peningkatan keputihan dan gatal vulva. Pasien dapat pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan ginekologi dan kemudian di bawah bimbingan dokter profesional menggunakan obat yang wajar seperti metronidazole dan azitromisin untuk mengendalikan infeksi dan meredakan ketidaknyamanan. Pada saat yang sama, mereka juga perlu memperhatikan kebersihan dan higienitas vulva, hindari menggunakan lotion yang mengiritasi, kenakan pakaian dalam katun dan ganti secara teratur. Tindakan pencegahan 1. Kebiasaan gaya hidup: Pasien perlu memperhatikan kebiasaan gaya hidup yang baik dalam kehidupan sehari-hari, menghindari berdiri dan duduk dalam waktu lama, dan buang air besar secara teratur, serta berusaha menghindari perilaku yang mengganggu buang air besar normal, seperti membaca buku dan bermain ponsel, dll. 2. Kebiasaan pola makan: Ada kebutuhan untuk minum lebih banyak air dan untuk memenuhi kebutuhan organisme sehari-hari. Diet harus seimbang dan makanan berserat tinggi seperti seledri dan akar teratai dapat dikonsumsi untuk meningkatkan ekskresi tinja dan mengurangi iritasi gastrointestinal yang sesuai.