Perawatan laser 2 mikron untuk pembesaran prostat

  Praktik klasik inovasi teknologi DD untuk kepentingan umat manusia Hiperplasia prostat adalah penyakit umum yang secara serius memengaruhi kesehatan pria lanjut usia. Gejala utamanya meliputi garis urin yang tipis, menetes setelah buang air kecil, urgensi buang air kecil dan peningkatan buang air kecil di malam hari, dan pada kasus yang parah, retensi urin akut, infeksi saluran kemih berulang, batu kandung kemih sekunder, dan bahkan insufisiensi ginjal. Meskipun berbagai jenis obat dapat meringankan gejala pembesaran prostat, namun perawatan bedah masih merupakan cara yang paling efektif untuk memberikan solusi yang tahan lama dan lengkap untuk pembesaran prostat.  Dari pengangkatan prostat secara terbuka hingga elektrodesikasi prostat transuretra, dan dari penguapan elektro prostat transuretra hingga penguapan laser prostat transuretra, pembedahan prostat yang lebih aman dan efektif telah menjadi tujuan para ahli urologi.  Sistem bedah laser 2 mikron, sebuah kemajuan revolusioner dalam teknologi bedah laser invasif minimal. Laser dengan panjang gelombang 2103 nm, juga dikenal sebagai laser 2 mikron, adalah cahaya yang tidak terlihat. Ketika laser 2-mikron mengenai jaringan, energi yang kuat langsung diserap oleh air, menciptakan efek yang kuat yang menghasilkan pemotongan penguapan dan pengangkatan jaringan yang cepat dan akurat. Laser 2-mikron hanya menembus sedalam 0,3 mm di dalam jaringan, menyisakan lapisan yang menggumpal setebal 1 mm setelah pengangkatan jaringan, dengan trauma yang halus dan kinerja keamanan yang tinggi. Laser 2-mikron diaplikasikan pada perawatan penyakit urologi seperti hiperplasia prostat. telah sukses besar.  Laser 2 mikron memiliki keunggulan yang luar biasa dibandingkan metode bedah prostat sebelumnya: pendekatan baru, penguapan lokal yang dikombinasikan dengan pemotongan, pengangkatan jaringan hiperplastik yang cepat dan efektif, waktu operasi yang singkat, patologi pasca operasi yang layak, hemostasis yang sangat baik, perdarahan intra dan pasca operasi yang rendah, bidang bedah yang jelas, keamanan yang tinggi, sedikit komplikasi, kateterisasi pasca operasi yang singkat dan masa inap di rumah sakit, serta berbagai macam indikasi. Selain itu, laser 2 mikron juga dapat digunakan untuk mengobati tumor kandung kemih, adenokistitis, kontraktur leher kandung kemih, dan penyempitan uretra, dengan keunggulan yang luar biasa dibandingkan dengan metode pembedahan tradisional. Teknologi laser 2 mikron seharusnya menjadi pilihan utama saat ini untuk pengobatan kondisi yang berhubungan dengan urologi.