Banyak orang tidak tahu bahwa alkohol terkait dengan kanker payudara

  Terlepas dari kenyataan bahwa konsumsi alkohol telah lama diketahui sebagai risiko terkena kanker payudara, banyak wanita masih menutup mata terhadapnya, atau tidak menyadarinya. Berdasarkan penelitian sebelumnya, telah ditemukan bahwa banyak wanita secara keliru percaya bahwa genetika dan riwayat keluarga adalah penyebab sebagian besar kanker payudara.  Kenyataannya, hanya satu dari sepuluh kasus kanker payudara yang disebabkan oleh gen. Banyak kasus yang disebabkan oleh penyebab yang dapat dicegah, seperti obesitas, kurang olahraga dan konsumsi alkohol.  Sebanyak 238 orang menyelesaikan penelitian ini: 102 pemeriksa mamografi, 103 petugas klinik payudara dan 33 staf mamografi. 40/205 (19,5%) dan 17/33 (51,5%) dari wanita yang menghadiri layanan kanker payudara mengidentifikasi alkohol sebagai faktor risiko kanker payudara. kesadaran risiko tampaknya rendah. Salah satu interpretasi dari temuan ini adalah bahwa ketika wanita menghadiri pemeriksaan payudara (atau pemeriksaan serupa), profesional kesehatan harus mengambil kesempatan untuk menjelaskan risiko terkait kanker yang terkait dengan alkohol dan membuat wanita sadar akan risiko alkohol untuk kanker payudara.  Studi ini memiliki beberapa keterbatasan, yang utama adalah bahwa studi ini dilakukan di satu pusat dan memiliki ukuran sampel yang kecil, yang berarti bahwa temuan tidak dapat digeneralisasi untuk populasi yang lebih besar.  Hubungan antara konsumsi alkohol dan kanker bukanlah hal baru dan risikonya tidak terbatas pada kanker payudara. Terlepas dari keterbatasan penelitian ini, penelitian ini menyoroti perlunya perhatian untuk menyebarluaskan informasi tentang hubungan alkohol dengan risiko berbagai jenis kanker.