Ilmu Kedokteran: Seberapa banyak yang Anda ketahui tentang nodul tiroid?

  Mengapa insiden kanker tiroid melonjak? Berapa lama saya bisa hidup dengan kanker tiroid? Apa itu nodul tiroid? Siapa yang berisiko terkena penyakit tiroid? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, mari kita mengungkap misteri kelenjar tiroid, lapis demi lapis.  Apa itu nodul tiroid dan dapatkah nodul tersebut menjadi kanker?  Nodul tiroid bisa soliter atau multipel. Nodul multipel memiliki insiden yang lebih tinggi daripada nodul soliter, tetapi nodul soliter memiliki insiden kanker tiroid yang lebih tinggi. Nodul tiroid memperumit berbagai gangguan tiroid, seperti gondok sederhana, tiroiditis, tumor tiroid, dll. Nodul mungkin soliter atau multipel dan secara klinis jinak atau ganas.  Secara umum, semakin besar nodul dan semakin cepat pertumbuhannya, semakin besar kemungkinannya menjadi ganas, terutama jika ada riwayat penyakit dalam keluarga, dan penting untuk memeriksanya sedini mungkin. Metode pemeriksaannya juga sederhana: yang satu adalah ultrasonografi dan yang lainnya adalah aspirasi jarum halus. Yang pertama mudah dilakukan untuk mengkonfirmasi keberadaan nodul dan untuk menentukan apakah ada tanda tumor; yang kedua dapat dianggap sebagai “standar emas” untuk diagnosis kanker tiroid, dengan tingkat akurasi lebih dari 90%.  Gejala dan tanda nodul tiroid Nodul tiroid umumnya tidak menunjukkan perubahan fungsional dan tingkat metabolisme basal pasien normal, meskipun beberapa pasien mungkin mengalami hipertiroidisme sekunder akibat nodul. Jika nodul dikompresi dari satu sisi, trakea akan bergeser atau membengkok ke sisi lain; jika dikompresi dari kedua sisi, trakea akan menyempit dan sulit bernapas, terutama dalam kasus goiter retrosternal. Kompresi jangka panjang pada dinding trakea dapat menyebabkan pelunakan trakea dan menyebabkan asfiksia.  2, kompresi saraf laring berulang: dapat menyebabkan kelumpuhan pita suara (kebanyakan pada satu sisi), pasien mengucapkan suara serak. Kompresi rantai ganglion simpatik di leher bisa menyebabkan sindrom Horner, yang sangat jarang terjadi.  3, kompresi esofagus: jarang terjadi, hanya gondok retrosternal yang dapat menekan esofagus dan menyebabkan ketidaknyamanan saat menelan, tetapi tidak menyebabkan gejala obstruktif.  4. Kompresi vena jugularis dalam yang besar: hal ini dapat menyebabkan kesulitan dalam pengembalian darah ke kepala dan leher. Kondisi ini paling sering terlihat pada gondok besar suprathoracic, terutama gondok retrosternal. Wajah pasien bengkak dengan penampilan ungu kehijauan, bersama dengan leher dan dada yang dangkal.  Apa yang harus saya lakukan jika saya ingin memeriksa kelenjar tiroid saya?  Secara umum, ada dua cara untuk memeriksa tiroid: pertama, USG. USG resolusi tinggi dapat mengidentifikasi kanker tiroid dengan lebih baik dan dapat mendeteksi kanker tiroid kecil yang sangat berbahaya. Yang kedua adalah tes darah untuk melihat apakah indikator fungsi tiroid berada dalam kisaran normal.  Mengapa insiden kanker tiroid meningkat dengan cepat?  Terlepas dari pengaruh lingkungan makanan dan polusi eksternal, peningkatan pasien kanker tiroid sebenarnya terkait erat dengan peningkatan metode deteksi. Artinya, ini bukan peningkatan insiden melainkan peningkatan deteksi.  Di masa lalu, kami mengandalkan palpasi, ultrasonografi, tusukan, dan patologi intraoperatif untuk menentukan apakah kami menderita kanker tiroid. Saat ini, ultrasonografi resolusi tinggi dapat membantu kita mengidentifikasi lebih banyak pasien kanker tiroid, bahkan kanker tiroid mikroskopis yang sangat berbahaya. Hal ini telah menghasilkan sejumlah besar diagnosis dini pasien kanker tiroid di satu sisi, dan telah meningkatkan standar untuk pengobatan dan manajemen jangka panjang pasien kanker tiroid di sisi lain.  Berapa lama saya bisa hidup dengan kanker tiroid?  Mengidap kanker tiroid bukan berarti hidup sudah berakhir. Sembilan puluh lima persen kanker tiroid adalah tipe diferensiasi yang kurang ganas. Dengan perawatan yang tepat, banyak pasien dapat hidup selama normal dan kualitas hidup mereka tidak akan terpengaruh. Namun demikian, penting untuk tidak mengabaikan kanker tiroid hanya karena memiliki prognosis yang baik, tetapi mematuhi pengobatan standar, seperti pembedahan tepat waktu, juga penting.