Pasien dengan hepatitis B teratitis B berpotensi mengembangkan kanker hati pada tahap selanjutnya. Pasien hepatitis B tiga kali positif terinfeksi virus hepatitis B, dan hepatitis virus kronis merupakan salah satu penyebab kanker hati yang paling umum. Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang positif antigen permukaan virus hepatitis B memiliki kemungkinan 25-37 kali lebih besar terkena kanker hati daripada orang yang tidak terinfeksi. Peradangan aktif jangka panjang pada hati pada pasien dengan hepatitis B teratitis B merupakan penyebab penting kanker hati. Manifestasi klinis dapat berupa mual, muntah, rasa tidak nyaman pada epigastrium, penyakit kuning dan gangguan fungsi hati. Dianjurkan agar pasien dengan hepatitis B teratitis III menjalani skrining hepatitis B dua bagian secara teratur, kuantifikasi DNA hepatitis B dan ultrasonografi abdomen di bawah bimbingan dokter. Ketika nilai DNA hepatitis B tinggi, pengobatan antivirus harus dilakukan tepat waktu. Pada saat yang sama, menghindari begadang, bekerja terlalu keras, dan makan lebih banyak sayuran segar dapat membantu mengurangi kemungkinan kanker sel hati.