Virus hepatitis B, disebut sebagai hepatitis B atau Hepatitis B, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus hepatitis B dengan kerusakan hati sebagai penyebab utamanya. Hepatitis B terutama ditularkan melalui cara-cara berikut: 1, penularan dari ibu ke anak: Virus hepatitis B ditularkan melalui plasenta (penularan intrauterin), atau dari jalan lahir saat wanita hamil melahirkan (penularan perinatal). Kontak seksual: hubungan seksual tanpa kondom, kontak seksual homoseksual. 3, penularan melalui kontak dekat: darah, air mani, cairan vagina, air susu ibu dari pasien hepatitis B atau pembawa virus hepatitis B dapat mengandung virus hepatitis B yang menular dan dapat mencemari peralatan dan barang. Anak kecil dapat terinfeksi melalui garukan dan gigitan; mereka juga dapat terinfeksi hepatitis B dengan menggunakan benda-benda yang terkontaminasi dalam kehidupan sehari-hari, seperti pisau cukur, gunting kuku, dan suntikan obat intravena (berbagi jarum suntik dengan orang lain). 4. Penularan melalui darah: menerima darah atau produk darah yang terkontaminasi virus hepatitis B. Di negara atau wilayah maju, donor darah diperiksa untuk virus hepatitis, sehingga kemungkinan penularan hepatitis melalui darah di wilayah ini sangat rendah. 5 . Penularan melalui medis: Jika peralatan medis terkontaminasi virus hepatitis B dan tidak disterilkan atau ditangani dengan benar, maka dapat menyebabkan penularan, seperti operasi gigi dan operasi medis lainnya, operasi kosmetik (tato, tindik) dan sebagainya. Tingkat penularan melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian dengan pasien hepatitis B adalah 30 persen.