Jika seorang anak dengan radang usus membutuhkan antibiotik, dia harus minum sefalosporin, seperti sefiksim dan sefaklor, tetapi bukan kuinolon, karena mereka dapat menyebabkan ketulian, gangguan perkembangan tulang atau kerusakan ginjal. Enteritis pediatrik ditandai dengan seringnya buang air besar, diare, kemungkinan tinja berdarah dengan bau amis, dan kemungkinan sakit perut. Dalam kasus radang usus non-bakteri, Anda dapat mengonsumsi probiotik untuk mengatur flora usus tanpa antibiotik.