1. Perkuat latihan fisik, perhatikan nutrisi tambahan dan pastikan tidur dan istirahat yang cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuh. 2. Kurangi kontak yang tidak perlu dengan burung sebanyak mungkin, terutama dengan burung yang sakit atau mati. Cuci tangan Anda secara teratur dan jauhkan diri Anda dari kotoran unggas. Jika Anda bersentuhan dengan burung atau kotoran burung, berhati-hatilah untuk membersihkan tangan Anda secara menyeluruh dengan disinfektan dan air. 3. Anda harus mencoba membeli produk unggas yang telah dikarantina dari tempat resmi yang menjual unggas. 4 . Praktikkan kebersihan pribadi yang baik, tingkatkan sirkulasi udara dalam ruangan dan buka jendela 1-2 kali sehari selama setengah jam untuk mengganti udara. Makanlah daging unggas yang dimasak dengan baik dan matang, telur harus dicuci dengan air mengalir saat mengonsumsi telur, harus dimasak dan dipanaskan secukupnya, dan jangan makan telur mentah atau setengah mentah. Tidur dan istirahat yang cukup, makan makanan yang seimbang, dan perhatikan asupan makanan yang kaya akan vitamin C serta makanan peningkat kekebalan lainnya. Lakukan latihan fisik secara teratur untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus. 5. Sekolah dan taman kanak-kanak harus mengambil langkah-langkah untuk mengajarkan anak-anak agar tidak memberi makan merpati liar atau burung lainnya, dan segera mencuci tangan mereka dengan bersih setelah menyentuh burung atau kotoran burung. Hindari kontak dengan burung saat bepergian, misalnya, jangan pergi ke taman pengamatan burung, peternakan, pasar, atau taman; jangan memberi makan merpati atau burung liar, dll. 6. Jangan anggap enteng flu biasa. Gejala flu burung mirip dengan gejala penyakit influenza lainnya, seperti demam, sakit kepala, batuk, dan sakit tenggorokan, dan pada beberapa kasus, dapat menyebabkan komplikasi yang dapat berujung pada kematian. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala pernapasan seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, batuk, dan rasa tidak nyaman secara umum, Anda harus mengenakan masker, pergi ke rumah sakit sesegera mungkin, dan pastikan untuk memberi tahu dokter Anda apakah Anda pernah pergi ke daerah yang terjangkit flu burung sebelum timbulnya penyakit ini, apakah Anda pernah bersentuhan dengan unggas yang sakit, dan lain-lain, dan rawat serta berikan obat di bawah bimbingan dokter Anda. 7. Lakukan disinfeksi secara teratur terhadap lingkungan tempat Anda berada untuk menghilangkan infeksi di udara atau lingkungan. Pencegahan melalui kebiasaan 1. Jaga kebersihan tangan Anda dan cucilah dengan cara yang benar. 2 . Hindari kontak tangan dengan mata, hidung dan mulut. 3. Tutup mulut dan hidung Anda saat bersin atau batuk. 4. Jangan meludah di sembarang tempat. Jika Anda meludah, bungkuslah cairan tersebut dan buanglah ke tempat sampah yang tertutup. 5. Kenakan masker saat Anda mengalami gejala infeksi pernapasan atau demam, dan dapatkan bantuan medis sesegera mungkin. Karena beberapa pencegahan makanan hanya dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan pencegahan penyakit dengan meningkatkan kandungan nutrisi tubuh, tetapi tidak tepat untuk penyakit tertentu, pencegahan makanan yang disebut berikut ini tidak dikonfirmasi oleh uji klinis dan bersifat subyektif, jadi harap pertimbangkan dengan cermat untuk orang yang alergi. 1. Bawang putih: Bawang putih memiliki efek antibakteri dan anti-inflamasi, melindungi hati, mengatur gula darah, melindungi sistem kardiovaskular, melawan hiperlipidemia dan aterosklerosis, dan melawan aglutinasi trombosit. Para ahli nutrisi telah menemukan bahwa ekstrak bawang putih memiliki efek anti-tumor. Direkomendasikan 3-5 gram bawang putih dimakan mentah setiap hari. 2, lidah buaya: lidah buaya dan dupa emas, bawang putih, bawang merah, bunga bakung liar sebagai bagian dari ramuan abadi keluarga lily, terutama tumbuh di daerah kering dan panas Medical|School Education Network finishing, memiliki vitalitas yang kuat, dapat membersihkan detoksifikasi panas, memperlambat diare, anti-inflamasi dan antibakteri, meningkatkan kekebalan tubuh, tetapi juga melindungi perut dan hati serta perawatan kulit dan kecantikan. 3, jamur shiitake: meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, polisakarida jamur shiitake dapat meningkatkan fagositosis makrofag perut, juga dapat meningkatkan produksi limfosit T dan meningkatkan aktivitas pembunuhan limfosit T. 4, tomat: kaya akan vitamin, mineral, karbohidrat, asam organik dan sedikit protein. Ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan pencernaan, diuretik dan menghambat berbagai efek bakteri. Penelitian juga menunjukkan bahwa tomat mengandung karotenoid yang menghasilkan vitamin A, terutama alfa-karoten dan beta-karoten. Ketika jus tomat dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu, likopen dalam tubuh meningkat secara signifikan, sementara fungsi kekebalan tubuh limfosit-T meningkat. 5 . Lobak segar: memiliki efek kekebalan tubuh karena kaya akan penginduksi interferon. 6. Royal jelly segar: mengandung asam royal jelly dan zat aktif antibakteri, yang memiliki efek bakterisida dan antibakteri yang kuat dan secara efektif memperbaiki dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.