Tanya Jawab tentang Infeksi HPAI pada Manusia

  Baru-baru ini, kami telah menerima sejumlah surat dari pembaca yang berisi pertanyaan tentang flu burung dari Zhanjiang Daily News, dan kami ingin memberikan jawaban singkat atas pertanyaan yang diajukan oleh pembaca tersebut.  T: Apa yang dimaksud dengan flu burung dan flu burung yang sangat patogenik pada manusia?  A: Flu burung adalah singkatan dari flu burung, penyakit menular pada burung yang disebabkan oleh virus influenza A, yang dapat dengan mudah menyebabkan epidemi pada burung (terutama ayam) dan dulu disebut wabah ayam dalam cerita rakyat. Flu burung yang sangat patogen dapat diklasifikasikan sebagai sangat patogen, patogen rendah, dan tidak patogen. Flu burung yang sangat patogen diklasifikasikan sebagai penyakit hewan kategori 1 di China karena penyebarannya yang cepat, berisiko tinggi, dan tingkat kematian yang tinggi pada unggas. Virus HPAI dapat secara langsung menginfeksi manusia, yaitu menyebabkan infeksi HPAI pada manusia.  T: Pemerintah dan media berita sangat mementingkan isu flu burung, apakah flu burung itu mengerikan?  J: Baik burung maupun manusia, setelah terinfeksi virus flu burung yang sangat patogen (terutama H5N1) yang menyebabkan penyakit, penyakit ini berkembang sangat cepat dan tingkat kematiannya sangat tinggi, dengan lebih dari seratus kasus flu burung yang sangat patogen pada manusia yang dilaporkan di seluruh dunia sejauh ini. Di beberapa peternakan ayam, semua ayam mati dalam semalam akibat wabah HPAI, yang mengindikasikan bahwa wabah ini sangat menular. Untungnya, sejauh ini tidak ada penularan dari manusia ke manusia, dan penularan dari burung ke manusia tidak terlalu menular. Namun, para ilmuwan khawatir bahwa epidemi virus flu burung yang berkepanjangan dan bersamaan dengan subtipe virus influenza A lainnya pada manusia dapat menyebabkan konsekuensi yang berbahaya karena virus flu burung memperoleh gen yang terkait dengan penularan virus influenza A subtipe lainnya dari manusia ke manusia. Hal ini juga menjadi alasan tingginya prioritas yang diberikan oleh pemerintah dan media.  T: Bagaimana cara orang terinfeksi flu burung?  J: Virus flu burung terutama ditularkan ke manusia melalui saluran pernapasan, tetapi manusia juga dapat terinfeksi melalui kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi virus flu burung dan kotorannya, atau melalui kontak langsung dengan virus flu burung. Infeksi juga dapat terjadi melalui konjungtiva dan kulit yang rusak.  T: Apa saja tanda-tanda infeksi HPAI pada manusia?  J: Ketika manusia terinfeksi HPAI, timbulnya penyakit ini sangat cepat dan manifestasi awalnya mirip dengan influenza biasa. Manifestasi utamanya adalah demam tinggi dan konjungtivitis, yang dapat disertai dengan pilek, hidung tersumbat, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, rasa tidak nyaman secara umum, dan pada beberapa kasus, gejala gastrointestinal seperti mual, sakit perut, diare, dan mencret. Pasien yang parah juga dapat muncul dengan perubahan paru-paru yang padat, gangguan pernapasan, perdarahan paru, gagal jantung, gagal ginjal dan syok.  T: Bagaimana cara mencegah infeksi flu burung yang sangat patogen pada manusia dalam kehidupan sehari-hari?  J: 1. Gaya hidup sehat sangat penting untuk pencegahan penyakit. Anda harus memperkuat latihan fisik, menahan diri untuk tidak merokok, berkumur dan mencuci tangan secara teratur; memperhatikan kebersihan diri dan menutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk.  2. Jaga kebersihan rumah Anda, jaga agar udara dalam ruangan tetap mengalir dan sesedikit mungkin pergi ke tempat dengan sirkulasi udara yang buruk.  3. Perhatikan kebersihan makanan, masak daging dan telur unggas secara menyeluruh, dan pisahkan makanan mentah dan matang saat mengolah dan mengawetkan makanan; kembangkan kebiasaan kebersihan yang baik, tingkatkan kebersihan dapur, jangan makan daging dan jeroan unggas mentah, dan cuci tangan dengan seksama setelah membedah unggas hidup (mati), hewan piaraan, dan produknya.  4. Petugas peternakan dan pemotongan unggas harus mengambil langkah-langkah seperti memakai masker dan sarung tangan dengan benar.  5. Hindari kontak dengan unggas sejauh mungkin ketika wabah terdeteksi; masyarakat, terutama anak-anak, harus menghindari kontak dekat dengan unggas dan burung liar.  6. Perhatikan perawatan desinfeksi peralatan rumah tangga. Virus flu burung tidak tahan panas dan dapat dinonaktifkan dalam 1 menit pada suhu 100°C. Ini sensitif terhadap pengeringan, radiasi ultraviolet dan disinfektan yang umum digunakan.  7. Jika Anda mengalami demam dan gejala pernapasan, Anda harus mengenakan masker dan mencari bantuan medis sesegera mungkin, dan ingatlah untuk memberi tahu dokter Anda jika Anda memiliki riwayat perjalanan keluar rumah atau kontak dengan unggas sebelum timbulnya penyakit ini, dan apakah ada unggas yang sakit atau mati di sekitar Anda.  T: Apakah tersedia vaksin untuk flu burung bagi manusia?  J: Vaksin flu burung saat ini hanya tersedia untuk digunakan pada unggas. Dapat dipahami bahwa unit penelitian individu di Cina telah berhasil mengembangkan vaksin flu burung untuk injeksi manusia, tetapi pengamatan dan verifikasi yang ketat diperlukan sebelum vaksin tersebut dapat digunakan secara luas. Vaksin influenza yang saat ini digunakan tidak memiliki efek perlindungan terhadap flu burung yang sangat patogen pada manusia, tetapi vaksin ini dapat mengurangi kemungkinan virus yang terkena flu burung menular dari manusia ke manusia.