Apa yang perlu saya perhatikan saat mengenakan penyangga adduktor untuk anak dengan kaki pengkor?

  Mengenakan penyangga penculikan kaki adalah tahap penting dalam metode Ponseti untuk mengobati kaki pengkor. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik: 1. Waktu pemakaian Ketika gips dilepas tiga minggu setelah tendotomi Achilles, penyangga harus segera dipakai; harus dipakai 24 jam sehari selama tiga bulan; setelah itu waktu pemakaian dikurangi menjadi 12 jam pada malam hari dan 2-4 jam pada siang hari, dan hal ini berlanjut hingga usia 3-4 tahun.  2. Pentingnya tongkat Metode Pansetti yang dikombinasikan dengan tendotomi Achilles perkutan memberikan hasil terbaik dalam koreksi kaki pengkor. Namun, jika tongkat tidak digunakan dengan benar, kaki pengkor akan kambuh pada 80% kasus. Jika orang tua bekerja sama dan menggunakan tongkat seperti yang diinstruksikan oleh dokter, tingkat kekambuhan hanya 6%.  3 . Cara memilih tongkat Tongkat yang cocok harus memiliki ukuran yang tepat, berujung terbuka, berujung tinggi dan mampu mempertahankan kaki pada 70 derajat penculikan; palang menghubungkan kedua sepatu dan jaraknya selebar bahu.  Pemeriksaan pertama akan dilakukan 2 minggu setelah pemakaian, dan pemeriksaan kedua akan dilakukan 3 bulan kemudian, dan kemudian setiap 6 bulan sampai anak berusia 3-4 tahun.  Hal ini penting untuk memeriksa apakah kaki anak telah kambuh, untuk menyesuaikan panjang palang dan sudut penculikan kaki, dan untuk memeriksa kepatuhan anak dalam mengenakan tongkat.  (1) Sering-seringlah memakai kaus kaki katun agar semua bagian kaki dan tungkai yang bersentuhan dengan sepatu tertutupi, setelah gips terakhir dilepas, kulit anak mungkin sensitif, jadi selama dua hari pertama memakai tongkat, dua pasang kaus kaki dapat dipakai, dan kemudian hanya satu pasang kaus kaki yang dapat dipakai.  (2) Saat mengenakan tongkat, jika anak tidak menolak, Anda dapat mengenakan kaki yang lebih buruk terlebih dahulu dan kemudian kaki yang lebih baik; jika anak banyak menendang, Anda dapat mengenakan kaki yang lebih baik terlebih dahulu, karena anak biasanya menendang sepatu kedua.  (3) Untuk memasukkan kaki ke dalam sepatu, kencangkan tali pengikat kaki terlebih dahulu; tali pengikat akan menahan tumit dengan erat di dalam sepatu. Jangan menandai lubang yang digunakan pada tali pergelangan kaki karena tali tersebut akan melar seiring berjalannya waktu dan tanda tersebut tidak akan ada artinya.  (4) Periksa apakah tumit sudah masuk ke dalam sepatu dengan menarik ke atas dan ke bawah pada betis; jika jari kaki bergerak maju mundur, berarti tumit belum masuk dan Anda harus mengencangkan tali pengikatnya lagi; setelah masuk, Anda bisa menggambar garis di bagian dalam sepatu untuk menandai posisi tumit, yang tidak boleh melebihi posisi garis tersebut setelah tumit masuk ke dalam sepatu.  (5) Ikat tali sepatu dengan erat, tetapi jangan sampai mengganggu sirkulasi darah. Ingatlah bahwa tali sepatu adalah yang paling penting, tali sepatu membantu menahan kaki di dalam sepatu.  (6) Pastikan jari-jari kaki anak Anda lurus dan tidak ada yang bengkok; untuk melakukannya, Anda dapat memotong bagian jari kaki kaus kaki anak Anda agar lebih mudah melihat jari-jari kakinya.