Ada empat penyebab utama air liur menetes saat bayi tidur

Mengeluarkan air liur saat tidur dapat disebabkan oleh posisi tidur yang tidak tepat, seperti tidur di atas meja atau tidur dengan posisi menyamping. Namun, jika berlangsung lama, hal ini dapat menjadi tanda beberapa penyakit. Secara umum, ada empat faktor yang menyebabkan ngiler saat tidur: a. Kebersihan mulut yang buruk Suhu dan kelembapan dalam mulut paling cocok untuk reproduksi bakteri, dan akumulasi residu makanan atau gula pada gigi dan permukaan gigi dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit periodontal. Peradangan dalam mulut meningkatkan produksi air liur. Jika mulut terinfeksi bakteri dan terasa nyeri serta mudah mengeluarkan air liur, obat topikal diperlukan untuk mempercepat penyembuhan sariawan. Jika air liur asin dan kekuningan keluar saat Anda tidur, kemungkinan disebabkan oleh kebersihan mulut yang buruk dan penumpukan sisa makanan, yang mengakibatkan lebih banyak karang gigi dan radang gusi. Kedua, malformasi gigi depan Malformasi gigi adalah salah satu alasan utama ngiler saat tidur. Secara khusus, pasien dengan maloklusi cembung, yang gigi depannya lebih menonjol, sering memiliki bibir terbuka dan gigi yang terbuka, dan sulit bagi bibir untuk sepenuhnya menutupi gigi depan saat tidur. Pasien-pasien ini harus merapikan giginya sesegera mungkin. Ketiga, gangguan neuroregulasi Selain masalah mulut yang disebutkan di atas, ada juga beberapa penyakit sistemik yang dapat menyebabkan air liur keluar saat tidur. Pengaturan sekresi air liur sepenuhnya bersifat neuro-refleksif, dan apa yang disebut “rasa haus” adalah contoh sekresi air liur yang dikondisikan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah sebabnya mengapa gangguan neurologis juga dapat menyebabkan air liur keluar saat tidur. Beberapa pasien dengan neurosis atau penyakit sistemik lainnya yang dapat menyebabkan gangguan pada saraf otonom dapat mengalami eksitasi abnormal pada saraf simpatis selama tidur, yang menyebabkan sinyal palsu dari otak, sehingga menyebabkan peningkatan air liur. Keempat, faktor obat Salah satu efek samping dari penggunaan obat anti-epilepsi tertentu, misalnya, adalah air liur.