Bercak kering kornea adalah bercak kornea kering yang terbentuk akibat akumulasi epitel kornea dan terlihat terutama pada penyakit kekurangan vitamin A. Kondisi ini merupakan manifestasi okular dari gangguan nutrisi sistemik, yaitu kekurangan vitamin A. Jadi, mengapa defisiensi vitamin A bisa terjadi? Kekurangan vitamin A terutama disebabkan oleh asupan yang tidak mencukupi: misalnya, kekurangan vitamin A terjadi setelah pemberian susu skim, susu kedelai, dan makanan bertepung dalam jangka waktu lama, tanpa penambahan hati, kuning telur, minyak ikan kod yang higienis, serta sayuran berdaun hijau, wortel, tomat, dan buah-buahan yang mengandung karoten. Anak-anak yang disusui cenderung tidak mengalami kekurangan vitamin A, tetapi jika pola makan dan gizi ibu sangat ketat, jika ibu sendiri mengalami kekurangan vitamin A, dan jika ASI-nya rendah retinol, bayi berisiko mengalami kekurangan vitamin A pada usia dini. Faktor kedua yang menyebabkan kekurangan vitamin A adalah meningkatnya kebutuhan vitamin A pada bayi dan anak kecil: misalnya, bayi prematur tumbuh dan berkembang dengan cepat, tetapi jumlah vitamin A yang tersimpan di hati mereka rendah, sehingga kebutuhan vitamin A lebih tinggi, dan bayi prematur memiliki pencernaan dan penyerapan lemak yang buruk, yang membuatnya rentan terhadap kekurangan vitamin A. Kekurangan vitamin A juga mudah menjadi komplikasi ketika anak-anak mengalami infeksi, terutama infeksi serius seperti campak, pneumonia yang berkepanjangan, TBC, dan demam tinggi. Oleh karena itu, kekurangan vitamin A merupakan salah satu penyebab menurunnya daya tahan tubuh dan infeksi berulang, sementara infeksi meningkatkan kebutuhan vitamin A, yang mengakibatkan kekurangan vitamin A, dalam hubungan sebab akibat yang timbal balik. Penyebab ketiga dari kekurangan vitamin A pada bayi adalah penyerapan dan pemanfaatan penyimpanan vitamin A yang tidak normal. Karena vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak, penyerapan vitamin A di usus halus memerlukan keterlibatan garam empedu dan lemak. Jika kandungan lemak makanan bayi terlalu rendah, seperti susu skim jangka panjang, susu kedelai dan makanan bertepung, maka akan mudah terjadi defisiensi A higienis; menderita penyakit pencernaan seperti diare kronis yang disebabkan oleh disfungsi pencernaan dapat mempengaruhi pencernaan dan penyerapan vitamin A dan karoten; penyakit hati, penyumbatan empedu bawaan, malnutrisi berat, defisiensi nutrisi lain (defisiensi zat besi dan seng) dan sebagainya akan menyebabkan kelainan penyerapan dan pemanfaatan penyimpanan vitamin A, yang berakibat pada kelainan penyerapan dan penyimpanan vitamin A. Kelainan dalam penggunaan dan penyimpanan vitamin A dapat menyebabkan kekurangan vitamin A.