Bagaimana cara merawat keratokonus saya di musim dingin?

Bagi pemakai keratokonus, musim dingin adalah musim yang lebih menuntut perawatan lensa. Khususnya di bagian utara, musim dingin adalah waktu dengan suhu yang sangat rendah dan udara yang kering, yang membuatnya mudah untuk tidak teliti. Kunci perawatan musim dingin untuk keratokonus adalah ketekunan dan ketelitian. Pada musim dingin, sebagian lensa keratokonus akan sedikit gelisah saat dibersihkan, karena mereka takut dingin. Pembersihan yang tidak sempurna akan meninggalkan kotoran dan endapan pada lensa, yang tidak hanya berpotensi menimbulkan masalah pada pemakaian berikutnya, tetapi juga memperpendek masa pakai lensa keratokonus. Sementara itu, yang lebih penting adalah mencurahkan perhatian pada perawatan rutin kotak bersih di musim dingin. Hal ini karena, meskipun lensa keratokonus harus dibersihkan setiap hari, namun kotak bersih dapat dengan mudah diabaikan sehingga menjadi jalan buntu untuk membersihkannya. Dengan cara ini, lensa juga terkontaminasi ketika disimpan. Apabila menyangkut soal pembersihan lensa keratokonus, yang juga penting adalah mencurahkan perhatian pada suhu air. Selama bulan-bulan musim dingin, air yang dimurnikan mungkin lebih dingin dan harus dijaga pada suhu antara 10 hingga 20 derajat Celcius. Hal ini tidak sulit dan tidak perlu diukur dengan termometer, cukup dengan menjaganya agar sesuai dengan suhu ruangan. Jika air terlalu dingin, bisa menyebabkan lensa menjadi rapuh dan mudah patah. Selain itu, musim dingin adalah waktu yang rawan terkena pilek dan flu. Jika pemakainya terserang flu, hentikan pemakaian untuk sementara waktu. Jika pemakai dipaksa untuk memakai lensa selama periode dingin, pertama, efek pemakaian akan terpengaruh, dan kedua, virus mungkin tersembunyi di dalam lensa, yang akan berdampak buruk pada pemakaian lensa di masa depan. Oleh karena itu, penting untuk menunggu sampai pilek membaik sebelum melanjutkan pemakaian lensa.