Membedah pertanyaan-pertanyaan utama tentang anestesi

1. Apa yang dimaksud dengan hemianestesi? Saraf tulang belakang terletak di tempat yang berbeda dan mengatur sensasi dan gerakan di berbagai bagian tubuh. Dengan menggunakan prinsip ini, kami menyuntikkan anestesi ke punggung untuk memblokir sementara kerja saraf tulang belakang tertentu, sehingga area yang diatur oleh saraf tulang belakang dapat dioperasi tanpa pasien merasa sakit. Pada jenis anestesi ini, pasien tidak kehilangan kesadaran, tetapi hanya bagian bawah tubuh yang tidak dapat bergerak, oleh karena itu dinamakan hemianestesi. 2. Apakah hemi-anestesi dapat merusak tulang belakang? Tidak. Hemianestesi diberikan melalui ruang intervertebralis untuk memblokir sementara saraf, sehingga tulang belakang tidak akan terluka. 3 . Apa saja gejala sisa yang mungkin terjadi setelah anestesi setengah badan? Gejala sisa yang mungkin timbul dari anestesi semi-bius adalah retensi urin, kerusakan saraf, infeksi, dll., tetapi ini jarang terjadi; yang paling umum adalah sakit kepala setelah tusukan dural (dapat dicegah dengan berbaring selama 6 jam setelah anestesi). 4. Apakah mudah mengalami nyeri punggung setelah semi-anestesi? Insiden nyeri punggung setelah anestesi semi sama dengan anestesi umum dan sebagian besar sembuh secara spontan. Efek anestesi spinal biasanya mulai hilang dua jam setelah anestesi dan dibutuhkan delapan jam untuk mengembalikan kesadaran penuh. Jika Anda dapat berbaring datar selama enam jam setelah anestesi, minum banyak air saat bangun dan bergerak perlahan dari tempat tidur, Anda akan lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami nyeri punggung. 7. Dapatkah pasien memilih jenis anestesi? Setelah memahami dan menganalisis persyaratan operasi dan situasi spesifik pasien, dokter anestesi akan memilih metode anestesi yang sesuai dan memberi tahu pasien serta memberikan penjelasan yang diperlukan. 8 . Apa saja tindakan pencegahan sebelum operasi? Sebelum operasi, pertama-tama pasien harus dihilangkan kekhawatirannya dan dapat berkonsultasi dengan dokter tentang tujuan operasi, jenis anestesi, posisi operasi, berbagai risiko dan ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama operasi. Anda harus berusaha mempersiapkan diri untuk operasi dengan bekerja sama dengan staf medis, berhenti merokok dan minum alkohol, menyikat gigi di pagi dan malam hari, mendapatkan perawatan dini jika Anda memiliki penyakit mulut, dan melakukan latihan pasca operasi yang mungkin Anda perlukan. Jika Anda mengonsumsi obat untuk penyakit lain sebelum operasi, Anda harus menjelaskan kepada dokter apakah Anda perlu berhenti meminumnya. Sebelum masuk ke ruang operasi, Anda harus berpuasa selama 10 jam (4-8 jam untuk anak-anak) dan pasien yang tidak memiliki kateter kemih harus dievakuasi. Selain itu, karena dokter anestesi perlu melakukan kunjungan pra-operasi, disarankan bagi pasien untuk tinggal di bangsal sehari sebelum operasi dan tidak keluar rumah, atau ditemani oleh anggota keluarga yang memahami kondisi pasien jika komunikasi sulit dilakukan. 9 . Mengapa saya harus berpuasa sebelum operasi? Pasien yang akan menjalani operasi disarankan untuk tidak makan dan minum setelah jam 8 malam (jam 10 malam untuk anak-anak) pada hari sebelum operasi. Hal ini dikarenakan operasi pembedahan dan anestesi serta obat-obatan yang diberikan selama operasi dapat menyebabkan pasien muntah, yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan atau gagal napas jika makanan dan cairan lambung terhirup secara tidak sengaja. Oleh karena itu, sangat penting untuk berpuasa sebelum operasi, dan kami berharap dapat menarik perhatian semua pasien dan keluarganya. 10 . Mengapa saya masih merasakan anestesi? Setelah pembiusan, banyak pasien yang menanyakan pertanyaan ini kepada dokter anestesi. Faktanya, kecuali untuk anestesi umum, sebagian besar metode anestesi tidak mempengaruhi kesadaran, pasien tetap terjaga dan area blok saraf (area yang dibius) tidak kehilangan semua sensasi. Karena sebagian besar pasien merasa gugup dalam berbagai tingkatan setelah memasuki ruang operasi, dokter anestesi biasanya akan memberikan obat yang sesuai untuk menenangkan pasien agar tertidur, jadi Anda tidak perlu khawatir. 11. Apakah analgesia pasca operasi akan mempengaruhi penyembuhan luka? Setelah operasi, dokter anestesi akan menggunakan berbagai jenis analgesia tergantung pada kondisi pasien. Metode analgesia ini tidak akan meningkatkan tingkat infeksi luka atau mempengaruhi pertumbuhan margin sayatan. Analgesia yang efektif juga dapat meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh pasca operasi, memfasilitasi batuk dan mengeluarkan dahak, dan memungkinkan pasien untuk bangun dari tempat tidur lebih awal, sehingga mempercepat pemulihan pasca operasi dan secara efektif mengurangi komplikasi pasca operasi seperti infeksi paru-paru dan emboli pembuluh darah tungkai bawah. 12 . Mengapa terjadi menggigil pasca operasi? Penyebab pasti menggigil pasca operasi tidak diketahui. Anestesi lokal, gas anestesi yang dihirup, operasi yang berkepanjangan, transfusi darah dan cairan intraoperatif dalam jumlah besar, serta paparan terhadap bidang operasi, semuanya meningkatkan kejadian menggigil. Kehangatan dan oksigen dapat membantu meredakan menggigil, dan jika perlu, dokter akan memberikan obat. 13 . Bagaimana dengan agitasi pasca operasi? Karena efek residu obat, pasien mungkin mengalami fluktuasi emosi dan kegelisahan setelah anestesi umum. 14 . Apakah anestesi umum berpengaruh pada kecerdasan? Anestesi umum yang digunakan dalam anestesi modern adalah obat yang memiliki efek minimal pada tubuh manusia dan bersifat reversibel, dan dapat sepenuhnya dikeluarkan oleh tubuh setelah operasi.