Fibrosis paru idiopatik (IPF) adalah bentuk paling umum dari pneumonia interstitial idiopatik, dengan penyakit yang progresif, prognosis yang buruk dan sejumlah komorbiditas, seperti kanker paru, selama perjalanan penyakit. Faktanya, hubungan antara kanker paru dan penyakit paru fibrotik pertama kali dijelaskan oleh Friedrich pada tahun 1939, dan sejak saat itu penelitian terus menunjukkan bahwa pasien dengan IPF lebih mungkin memiliki kanker paru dalam kombinasi daripada populasi umum. Kurangnya pengobatan yang efektif untuk IPF dan kanker paru setelah diagnosis, dan koeksistensi keduanya, yang lebih merugikan prognosis pasien, telah menjadi perhatian utama.