Apa yang dimaksud dengan kuantifikasi antibodi permukaan hepatitis B?

Kuantifikasi antibodi permukaan hepatitis B adalah kuantifikasi antibodi permukaan hepatitis B yang mencerminkan titer antibodi hepatitis B dalam tubuh. Tes ini dapat digunakan untuk menentukan apakah vaksinasi hepatitis B telah berhasil dan apakah antibodi permukaan hepatitis B masih melindungi. Antibodi permukaan hepatitis B (HBsAb atau anti-HBs) adalah antibodi protektif dan semakin tinggi titernya, semakin protektif. Nilai normalnya biasanya 10mIU/ml, jika lebih besar dari 10mIU/ml, berarti HBsAb dapat melindungi tubuh secara efektif, jika kurang dari 10mIU/ml, efek perlindungan HBsAb melemah. Pada saat ini, risiko tertular hepatitis B tinggi dan yang terbaik adalah mendapatkan suntikan booster vaksin hepatitis B untuk meningkatkan efek perlindungannya. Namun, seiring berjalannya waktu, titer HBsAb akan berubah dan cenderung menurun secara bertahap. Oleh karena itu, untuk memastikan perlindungan yang efektif, baik orang yang baru divaksinasi maupun yang sudah divaksinasi selama 3-5 tahun harus diukur antibodi permukaan hepatitis B-nya untuk menentukan kapasitas perlindungannya. Bila titer tertinggi antara 10 dan 100 mIU/m1, sebaiknya melakukan vaksinasi ulang setelah 6 bulan; bila titer tertinggi antara 101 dan 1000 mIU/ml, sebaiknya dilakukan pemeriksaan ulang dalam waktu 1 hingga 2 tahun setelah vaksinasi pertama; bila titer antara 1001 dan 10000 mIU/ml, bisa dilakukan pemeriksaan ulang dalam waktu 2 hingga 4 tahun; bila titer lebih tinggi dari 10.000 mIU/ml, bisa dilakukan pemeriksaan ulang dalam waktu 4 hingga 6 tahun. ml, dapat diperiksa ulang dalam 4-6 tahun. Oleh karena itu, HBsAb memiliki efek perlindungan pada tubuh manusia, dan kuantifikasi antibodi permukaan hepatitis B adalah pemeriksaan kuantitatif antibodi permukaan dalam tubuh. Jika Anda ingin mencegah infeksi virus hepatitis B secara efektif, Anda harus melakukan pemeriksaan kuantifikasi permukaan antibodi hepatitis B secara ilmiah dan teratur.