Kehilangan memori fisiologis dan gangguan memori patologis

  I. Apa itu memori?  Memori adalah proses penyimpanan dan pengambilan informasi di dalam otak. Dalam istilah awam, ini berarti kita mengingat apa yang telah terjadi dan apa yang telah kita pelajari di dalam otak kita dan kemudian dapat mengingatnya kembali melalui ingatan.  II. Apa yang dimaksud dengan kehilangan memori fisiologis?  Daya ingat manusia cenderung menurun secara bertahap seiring bertambahnya usia, umumnya dimulai setelah usia 50 tahun, tanpa perbedaan yang signifikan antara usia 50 dan 60 tahun, dan kemudian secara lebih signifikan setelah usia 70 tahun. Setelah mencapai usia 50 tahun, banyak lansia yang merasa bahwa daya ingat mereka menurun dan mereka sekarang menjadi pelupa akan hal-hal yang dulu dapat mereka ingat hanya dengan sekali lihat atau dengar. Namun, sebagian kehilangan memori bersifat fisiologis dan sebagian lagi bersifat patologis.  Kehilangan memori fisiologis adalah fenomena alami yang terkait dengan permulaan usia lanjut dan disebabkan oleh berkurangnya sumber daya perhatian lansia, ketidakmampuan mereka untuk menyesuaikan strategi memori dan kelainan dalam ekstraksi. Hal ini ditandai dengan tingkat perkembangan yang relatif ringan dan umumnya tidak terus berkembang setelah titik tertentu; orang yang pelupa mengingat sesuatu, tidak dapat mengingatnya untuk sementara waktu, tetapi dapat mengingatnya lagi setelah itu, atau dapat mengingatnya setelah mengingatkan atau membuat koneksi; meningkatkan strategi memori dan memberikan isyarat dapat secara signifikan meningkatkan kapasitas memori; tes memori formal di rumah sakit biasanya menunjukkan hasil yang normal; kehilangan memori fisiologis juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pekerjaan dan kehidupan orang paruh baya dan lanjut usia, tetapi secara umum, hal ini tidak menjadi masalah. Meskipun kehilangan memori fisiologis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dalam pekerjaan dan kehidupan, namun secara umum tidak berdampak signifikan terhadap pekerjaan, studi, dan kehidupan sehari-hari.  Apa yang dimaksud dengan gangguan memori patologis?  Kehilangan memori patologis adalah gangguan memori yang disebabkan oleh lesi otak, dan penyebabnya bermacam-macam, seperti cedera otak traumatis, ensefalitis, malnutrisi, dll. Penyebab yang paling umum adalah berbagai jenis demensia, seperti penyakit Alzheimer dan demensia vaskular. Dibandingkan dengan kehilangan memori fisiologis, kehilangan memori patologis lebih serius. Pasien kehilangan barang, mencari barang sepanjang hari, dan sulit mengingatnya bahkan setelah diingatkan oleh orang lain; terkadang mereka menanyakan pertanyaan yang sama berulang kali, menceritakan kisah yang sama, dan membeli barang yang sama berulang kali; terkadang mereka bahkan mencurigai orang lain mencuri barang mereka karena mereka tidak dapat menemukannya; gangguan memori sering terus berkembang dan secara signifikan mempengaruhi kehidupan pasien; pemeriksaan memori formal di rumah sakit sering kali Tes memori formal di rumah sakit sering kali jauh lebih buruk dari biasanya. Pasien mungkin mengalami gangguan kognitif lainnya, seperti berkurangnya pemahaman, ekspresi, kemampuan berhitung, dan pada kasus yang parah, disorientasi, yang pada akhirnya pasien mengalami demensia.  Jika seorang lansia mengalami kehilangan ingatan, hal ini tidak boleh hanya dikaitkan dengan penuaan, tetapi harus diidentifikasi sedini mungkin untuk menentukan apakah itu kehilangan ingatan fisiologis atau gangguan ingatan patologis, dan jika yang terjadi adalah yang terakhir, perawatan dini diperlukan.