Amnesia psikogenik disebut amnesia disosiatif dalam terminologi psikiatri. Ciri utamanya adalah hilangnya ingatan, biasanya tentang kejadian penting baru-baru ini, dan amnesia biasanya bersifat parsial dan selektif dan biasanya berkisar pada peristiwa traumatis seperti kecelakaan atau kematian orang yang dicintai secara tak terduga. Derajat dan tingkat amnesia bervariasi dari hari ke hari, tetapi selalu ada inti konten yang tetap yang tidak pernah diingat selama kondisi terjaga. Jenis lupa ini tidak terkait dengan kerusakan organik pada otak. Untuk menempatkan definisi di atas ke dalam bahasa yang sederhana, ini adalah amnesia psikogenik, bukan karena cedera otak, tetapi karena trauma psikologis yang besar, yang mengakibatkan lupa secara selektif pada orang dan peristiwa tertentu, tanpa masalah dengan ingatan itu sendiri. Penting untuk diklarifikasi bahwa amnesia selektif ini bukanlah penipuan yang disadari, tetapi merupakan fenomena psikopatologis nyata yang terjadi di tingkat bawah sadar, terlepas dari kehendak subyektif seseorang. Beberapa di antaranya sembuh dengan sendirinya dan jarang bertahan lebih dari 1 atau 2 hari. Kunci untuk mengobati amnesia psikogenik adalah secara bertahap berdamai dengan pengalaman traumatis. Pasien harus mengalihkan perhatian dan fokus harian mereka dari mencoba mengingat masa lalu ke masa kini dan masa depan, secara bertahap menerima ketidaklengkapan ingatan mereka dan menghargai serta merasakan sukacita dan harapan hidup di masa kini, yang lebih kondusif untuk pemulihan.