Amnesia intermiten terutama mengacu pada periode waktu tertentu ketika Anda lebih mudah melupakan berbagai hal, terkadang untuk hal yang lebih baik atau lebih buruk. Amnesia, di sisi lain, adalah salah satu manifestasi dari kecenderungan konstan untuk melupakan sesuatu dan terkait erat dengan emosi. Meskipun mekanisme penyebabnya belum diketahui secara pasti, faktor psikologis umumnya dianggap sebagai pemicu gangguan ini. Diyakini bahwa pasien mungkin memiliki defisit bawaan yang disebabkan oleh genetika dan trauma kehidupan, dan ketika dihadapkan pada peristiwa kehidupan yang penuh tekanan, mereka tidak dapat mengatasinya dengan cara yang matang, yang mengakibatkan disosiasi. Perawatan biasanya didasarkan pada psikoterapi, termasuk mengidentifikasi dan menangani pemicu stres secara tepat, mendengarkan secara moderat, hipnoterapi atau sesi yang dibantu dengan obat, dan mendorong pasien untuk mengatasi gejala (mis. ingatan). Jika kehilangan memori intermiten disebabkan oleh faktor psikologis atau emosional, penting untuk rileks, menyeimbangkan diri, mengurangi stres, dan membuka diri. Jika kehilangan memori patologis bersifat organik, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan deteksi dini dan pengobatan. Penting juga untuk beristirahat, menggabungkan pekerjaan dan istirahat, menjalani hidup yang teratur dan mempertahankan sikap optimis, positif dan optimis terhadap kehidupan untuk membantu mencegah penyakit.