Dapatkah kanker serviks dicegah?

  Lebih dari 90% kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV, yang menyebabkan lesi serviks, dimulai dengan CIN1 (neoplasia intraepitel serviks ringan) dan secara bertahap berkembang menjadi lesi sedang CIN2 → lesi parah CIN3 → karsinoma in situ → karsinoma invasif, proses yang biasanya memakan waktu 3-10 tahun, dan lesi pra-invasif dapat didiagnosis melalui pemeriksaan smear sitologi serviks, dan kemudian langkah-langkah perawatan yang sesuai dapat diambil untuk mengganggu proses ini. Kita dapat mendiagnosis lesi pra-invasif melalui pemeriksaan smear sitologi serviks, kemudian mengambil tindakan pengobatan yang tepat untuk menghentikan proses ini, sehingga mencegah terjadinya kanker invasif serviks. Sebagai wanita usia subur, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ginekologi setidaknya setahun sekali dan skrining smear sitologi serviks (TCT) setidaknya 2-3 tahun sekali untuk pada dasarnya mencegah kanker serviks. Tentu saja, perhatikan kebersihan seksual, biasanya semakin tidak teratur kehidupan seksual wanita atau pasangannya dan semakin banyak pasangan seksual yang mereka miliki, semakin tinggi kemungkinan lesi serviks dan kanker.