Pola makan yang baik sangat penting bagi pasien kanker paru-paru untuk pulih. Pola makan yang baik dapat secara efektif menjaga tubuh pasien dalam kondisi normal dan secara efektif menghambat kemajuan dan metastasis kanker paru-paru. (1) Berhenti merokok adalah hal yang paling penting. Ini adalah fakta yang terkenal bahwa merokok menyebabkan kanker paru-paru, dan berhenti merokok, tidak peduli dini atau terlambat, memiliki efek penghambatan tertentu pada terjadinya dan perkembangan kanker paru-paru. (2) Nutrisi seimbang membantu pengobatan kanker paru-paru. Mereka harus mengambil kesempatan ini untuk melengkapi nutrisi tepat waktu, sehingga dapat meningkatkan kualitas fisik dan memperkuat daya tahan tubuh mereka. Daging, ikan, telur, susu, kacang-kacangan, beras, tepung, biji-bijian kasar, sayuran segar, dan buah-buahan harus dipilih untuk menyediakan protein yang kaya, kalori yang cukup, dan vitamin yang memadai. Diversifikasi makanan dan makan lebih sedikit dan lebih banyak makanan memiliki efek yang baik untuk meningkatkan nafsu makan dan kuantitas makanan pasien. (c) Suplementasi yang tepat dari bahan-bahan tertentu untuk melawan kanker paru-paru harus dikonsumsi dengan jumlah yang cukup dari daging tanpa lemak, telur, dan susu setiap hari untuk melengkapi protein; asparagus mengandung asparagin, asparagin, asam aspartat, dan berbagai sterol, yang memiliki fungsi mencegah penyebaran sel kanker dan dapat dikonsumsi dengan tepat; Tanaman keluarga cruciferous, seperti kembang kol dan kubis, dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan sel kanker, yang merupakan pilihan prioritas bagi pasien kanker paru-paru Jamur dan jamur tidak hanya dapat meningkatkan kekebalan tubuh, tetapi juga menyehatkan yin dan melembabkan paru-paru, yang juga merupakan pilihan prioritas bagi pasien kanker paru-paru. Lobak putih dan pir juga dapat dimakan lebih sering. Mereka dapat melewati meridian paru-paru dan memiliki efek meredakan batuk, mengatasi dahak dan menenangkan asma. Terutama pir dapat mengurangi batuk kering yang disebabkan oleh radioterapi dan kemoterapi, namun, pasien dengan perut yang buruk perlu memperhatikan untuk tidak makan pir saat perut kosong, lebih baik merebus air dengan pir dan meminumnya setelah makan. Ada pasien yang lelah setelah kemoterapi, sehingga dapat mengonsumsi kurma merah dalam jumlah yang sesuai, seperti 30g jujube, 30 ubi dan 60g beras ketan, direbus dengan nasi tipis, dua kali sehari; atau minum air dengan kurma merah yang sudah robek. (4) Pasien kanker paru-paru perlu mengurangi atau menghindari penggunaan bahan-bahan berikut: hindari merokok dan alkohol. Hindari makanan pedas dan merangsang, seperti lada, cabai, kayu manis, dll. Hindari makanan panas seperti makanan yang digoreng dan dibakar. Hindari makanan berminyak, lengket dan menghasilkan dahak. Lakukanlah! Mari kita atasi penyakit ini bersama-sama!