Infeksi pernapasan berulang, termasuk pilek, batuk dan bahkan mengi, adalah gejala sistem kekebalan tubuh anak yang rendah dan dapat mempengaruhi perkembangan dalam kasus yang parah. Tidak ada pengobatan khusus yang tersedia dalam pengobatan Barat dan aplikasi antibiotik yang berulang-ulang dapat dengan mudah menghasilkan resistensi dan efek samping, dan tidak dapat disembuhkan. Pengobatan Tiongkok percaya bahwa organ internal anak-anak sangat halus, tubuh mereka belum penuh dengan Qi, pagar mereka longgar, fungsi eksternal mereka buruk, daya tahan mereka terhadap penyakit tidak kuat, dan mereka rentan terhadap serangan jahat dari luar. Jika paru-paru dan limpa kurang, atau jika anak dilahirkan dengan endowment yang tidak mencukupi dan lemah, atau jika anak diberi makan secara artifisial, atau jika pola makannya tidak diatur untuk jangka waktu yang lama, atau jika anak hanya melihat sedikit angin dan sinar matahari, atau jika anak kurang aktif di luar ruangan, maka qi permukaannya lemah dan penjaga luarnya tidak cukup kuat, dan anak rentan terhadap serangan kejahatan eksternal. Singkatnya, penyakit ini terletak di paru-paru, tetapi berhubungan erat dengan limpa dan ginjal. Poin-poin diagnostik 1. Timbulnya penyakit ini biasanya antara usia 6 bulan dan 6 tahun, terutama pada bayi dan anak-anak berusia 1 sampai 3 tahun. Infeksi lama sembuh pada awalnya dan infeksi baru kembali lagi, dengan infeksi saluran pernapasan atas terjadi 5-7 kali setahun dan infeksi saluran pernapasan bawah 2-3 kali setahun. Onset penyakit ini ditandai dengan durasi yang lama, dengan setiap infeksi saluran pernapasan bagian atas berlangsung lebih dari 10 hari dan setiap infeksi saluran pernapasan bagian bawah berlangsung lebih dari 3 minggu, atau dengan infeksi saluran pernapasan bagian atas awal yang segera berkembang menjadi infeksi saluran pernapasan bagian bawah Mungkin terdapat penurunan hemoglobin dan hemoglobin, dengan anemia ringan hingga sedang. Rontgen dada mungkin abnormal atau mengalami peningkatan dan pendalaman tekstur di kedua paru-paru tanpa adanya infeksi. Gejala: pilek berulang, kelelahan, demam rendah di sore hari, berkeringat spontan dan berkeringat di malam hari, takut panas dan angin, nafsu makan yang buruk, dan tubuh yang kurus. 2. Gejala defisiensi paru-paru dan limpa: pilek dan batuk berulang, wajah kekuningan, sedikit makanan, tinja encer, tubuh kurus, kelelahan, kurang hangat pada anggota badan, keringat berlebihan saat bergerak, rambut kekuningan, batuk, dahak di tenggorokan, jantung berdebar dan sesak napas, lidah pucat, lapisan lidah putih, denyut nadi lemah; 3. Gejala defisiensi paru-paru dan limpa: batuk, batuk, batuk berdahak di tenggorokan, jantung berdebar dan sesak napas, lidah pucat, lapisan lidah putih, nadi lemah. Gejala-gejalanya adalah: sering pilek dan batuk, kulit pucat, otot lembek, berkeringat, tidur gelisah di malam hari, berjalan goyah, atau dada ayam dan punggung kura-kura, penutupan ubun-ubun terlambat, keterlambatan dalam berdiri, berjalan, gigi, rambut dan bicara, perkembangan tertunda, bulu putih tipis, denyut nadi tipis. Perhatian 1, sirkulasi udara di ruang tamu, sinar matahari yang cukup, udara segar, memperhatikan kebersihan dan higienitas lingkungan; 2, aktivitas luar ruangan yang sesuai, paparan langsung sinar matahari, meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan penyakit. 3. Perhatikan kebersihan makanan, nutrisi harus masuk akal, kaya protein dan memastikan asupan multivitamin. Perhatikan dingin dan kehangatan, jangan berpakaian terlalu panas, juga untuk mencegah dingin, perhatikan untuk melindungi leher dan kedua lengan dari dingin.