Vaksin kanker serviks bivalen dan quadrivalen dapat diberikan kepada pasien yang berusia 28 tahun. Vaksin bivalen terutama mengandung 16 dan 18 virus, meskipun dapat mencegah beberapa jenis penyakit, namun lebih tepat sasaran dan memiliki efek yang sangat baik dalam pencegahan kanker serviks. 99% jaringan kanker serviks ditemukan terinfeksi virus HPV risiko tinggi, dan sekitar 70% di antaranya terkait dengan 16 dan 18. Vaksin quadrivalent terutama mengandung pencegahan 6, 11, 16 dan 18 virus ini, yang dapat mencegah kanker serviks dan pada saat yang sama, dapat berperan dalam mencegah terjadinya kondiloma genital pada wanita, sehingga jangkauan penyakit yang dapat dicegah relatif luas. Terlepas dari apakah pasien menerima vaksin kanker serviks bivalen atau kuadrivalen, tes skrining serviks diperlukan sebelum vaksinasi untuk menentukan apakah pasien sudah terinfeksi virus HPV.