Setelah pasien mengalami koma, dokter perlu memeriksa pasien secara objektif dan memberikan tes tambahan yang sesuai. Reaksi pasien terhadap rangsangan eksternal, refleks, dan tanda-tanda vital akan menentukan apakah pasien berada dalam koma sedang atau koma dalam, yang merupakan titik pembeda antara koma sedang dan koma dalam. Ketika pasien dalam keadaan koma berat, seluruh tubuh menjadi rileks dan tidak merespons rangsangan dari luar; 2. Refleks: Ketika pasien dalam keadaan koma sedang, refleks kornea melemah dan refleks pupil terhadap cahaya tidak peka, tetapi mata menoleh ke samping ketika kepala diputar; ketika pasien dalam keadaan koma berat, refleks tendon, refleks batuk, refleks menelan, refleks kornea, dan refleks pupil terhadap cahaya semuanya menghilang; 3. Tanda-tanda vital: Ketika pasien dalam keadaan koma sedang, refleks tendon, refleks batuk, refleks menelan, refleks kornea, refleks pupil terhadap cahaya semuanya menghilang. Ketika pasien dalam keadaan koma berat, tanda-tanda vital tidak stabil, seperti pernapasan tidak teratur, tekanan darah menurun, inkontinensia dan retensi urin dan feses.