I. Penyebab sakit kepala Sakit kepala dapat disebabkan oleh iritasi pada meninges dan peningkatan ketegangan akibat penyempitan pembuluh darah, atau dapat juga merupakan sinyal dari otak yang memperingatkan kita bahwa tidak ada cukup oksigen dan diperlukan lebih banyak oksigen. Segera setelah darah yang mengandung banyak oksigen mengalir ke area yang sakit, sakit kepala akan segera hilang. Namun, penting untuk mengetahui apa yang menyebabkan sakit kepala untuk mengatasinya. 1 . Faktor fisik: berbagai penyebab yang dapat menyebabkan peradangan dan cedera intrakranial dan ekstrakranial; traksi, peregangan, perpindahan dan perluasan pembuluh darah karena pembengkakan dan alasan lainnya; iritasi pada meninges; kontraksi otot; rangsangan langsung pada saraf sensorik yang mempersarafi kepala dan wajah, dll., dapat menyebabkan sakit kepala. 2 . Faktor neuropsikiatri: Ketika tubuh dan pikiran mengalami rangsangan yang merugikan dari lingkungan eksternal, mereka cenderung menghasilkan emosi seperti kekhawatiran dan kecemasan, yang dapat menyebabkan timbulnya migrain. 3, faktor diet: terlalu banyak mengonsumsi kopi akan menyebabkan pembuluh darah melebar dan merangsang saraf sehingga menyebabkan migrain; dan saat makan es krim yang terlalu dingin, Anda juga akan merasakan sakit kepala; setelah minum terlalu banyak alkohol, etanol dalam alkohol akan bekerja pada pembuluh darah, yang juga akan menyebabkan sakit kepala, ini semua adalah sakit kepala yang disebabkan oleh pola makan yang tidak tepat. Para ahli telah menghitung bahwa makanan yang cenderung memicu sakit kepala adalah: cokelat, minuman beralkohol, produk susu mentah, jus lemon, keju, dan anggur merah. 4. Faktor tidur: Ini adalah penyebab yang lebih umum dari sakit kepala migrain. Sakit kepala dipicu oleh kurang tidur, dan pekerjaan yang membuat stres juga dapat menyebabkan gejala yang sama. 5 . Faktor penyakit: Lesi pada mata, telinga, hidung dan sinus, gigi dan leher dapat merangsang saraf dan mempengaruhi kepala dan wajah secara refleks atau menyebar, yang semuanya dapat menyebabkan migrain refleks atau keterlibatan. 2. Cara meredakan migrain 1. Kompres dingin kantong es: Masukkan es ke dalam kantong es atau bungkus dengan handuk dan letakkan di area sakit kepala. Ketika pembuluh darah kepala yang didinginkan mengerut, gejala-gejala tersebut secara alami akan berkurang. Berbaring dan beristirahat sejenak: Jika Anda memiliki kondisi tersebut, Anda mungkin ingin beristirahat sejenak di ruangan dengan cahaya redup dan lingkungan yang tenang selama serangan migrain. Umumnya, selama Anda tidur selama setengah jam, migrain Anda akan berkurang. 2. Pijat kepala: Pijatan kepala yang cukup kuat adalah cara yang efektif untuk meredakan sakit kepala migrain. Pelipis adalah titik penting untuk pijat migrain. Anda dapat menggunakan jari telunjuk untuk menekannya, dan Anda dapat menggunakan kepalan tangan untuk memutar pijatan dengan lembut bolak-balik dari pelipis ke garis rambut. 3. Minum teh hijau: Zat dalam teh hijau efektif dalam meredakan migrain, sehingga Anda dapat minum teh hijau dalam jumlah sedang untuk mengatasi migrain yang parah. 4. Meditasi: Penggunaan yoga dan meditasi adalah cara baru untuk mengobati migrain. Anda dapat membeli CD ini dan bermeditasi sejenak dengan mata terpejam saat sakit kepala menyerang, membiarkan suara-suara alam yang harmonis mengalihkan pikiran Anda dari penyakit Anda. 5. Bungkus kepala Anda dengan handuk: Ini mungkin terlihat konyol, tetapi ini adalah cara yang bagus untuk mengobati migrain. Gunakan handuk atau kain lembut yang dililitkan secara longgar di sekitar pelipis saat Anda merasa sakit untuk menghambat pelebaran pembuluh darah dan mengurangi rasa sakit. Ada banyak faktor yang dapat memicu migrain, sehingga pasien tidak boleh menggunakan obat secara sembarangan, tetapi harus selalu pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan diagnosis dan menggunakannya di bawah bimbingan dokter untuk mendapatkan efek yang baik.