Otak adalah “komandan” dari semua fungsi tubuh. Setelah cedera otak (cedera otak traumatis, pendarahan otak, infark otak, tumor otak pasca operasi, pasca kraniotomi), berbagai disfungsi otak dapat terjadi, seperti gangguan kesadaran, kecerdasan, memori, orientasi, emosi, bicara, menelan, gerakan anggota tubuh, tubuh gangguan keseimbangan, gangguan usus dan kandung kemih, dll. Disfungsi ini terkait dengan lokasi dan tingkat kerusakan otak. Saat ini diyakini bahwa sel otak dewasa (neuron) tidak dapat diregenerasi, yaitu metode medis yang ada belum dapat mendorong regenerasi neuron yang rusak dan nekrosis. Jadi, mengapa fungsi otak dapat dipulihkan ke berbagai tingkat dengan rehabilitasi yang tepat? Rehabilitasi medis fungsi otak pada dasarnya adalah proses mendorong perbaikan sel-sel otak yang “rusak tetapi tidak mati” melalui berbagai metode medis, dan perubahan adaptif atau aktivasi kompensasi sel-sel di area otak lain di sekitar lesi untuk membentuk fungsi alternatif. Ini adalah proses bertahap yang dapat dipercepat dan dimaksimalkan dengan langkah-langkah rehabilitasi yang sistematis dan komprehensif.