Apa saja manifestasi tumor mediastinum? Bagaimana cara mendiagnosisnya?

Mediastinum adalah bagian dari rongga dada yang terletak di tengah dada, dibatasi di bagian depan oleh tulang dada, di bagian belakang oleh tulang belakang, dan diapit oleh pleura mediastinum. Ini terhubung ke leher ke atas dan memanjang ke bawah ke diafragma. Di dalamnya terdapat banyak organ dan struktur vital, seperti jantung, pembuluh darah besar, trakea, dan kerongkongan. Tumor mediastinum adalah sekelompok tumor yang berasal dari mediastinum, termasuk timoma, gondok intratoraks, kista bronkial, kista dermoid, teratoma, limfosarkoma, limfoma ganas, kista perikardial, lipoma, tumor neurogenik, kista esofagus, dan lain-lain. Mediastinum sering dibagi menjadi empat wilayah secara klinis. Mediastinum bagian atas adalah mediastinum bagian atas dan mediastinum bagian bawah adalah mediastinum bagian bawah. 2. Pembagian anterior-posterior: mediastinum bawah dibagi menjadi mediastinum tengah anterior dan mediastinum posterior dengan perikardium sebagai batasnya. Mediastinum superior anterior memiliki trakea, esofagus, timus, pembuluh darah besar, duktus torakalis, saraf vagus, saraf laring rekuren kiri, saraf frenikus, dan batang simpatis; mediastinum tengah memiliki perikardium, jantung, aorta asendens, pembuluh darah paru, vena kava superior, bronkus utama, dan saraf frenikus; dan mediastinum posterior memiliki aorta desendens, vena tunggal, duktus torakalis, esofagus, dan kelenjar getah bening. Manifestasi klinis Hampir 1/3 tumor mediastinum tidak menunjukkan gejala secara klinis, sebagian besar ditemukan saat pemeriksaan fisik, dan tumor mediastinum ganas sering kali menunjukkan gejala. Gejala pernapasan: sesak dada dan nyeri dada sering terjadi di belakang tulang dada atau pada sisi dada yang terkena, dan nyeri terasa parah ketika tumor ganas menyerang tulang atau saraf. Batuk sering kali disebabkan oleh tekanan trakea atau jaringan paru-paru, hemoptisis lebih jarang terjadi. 2 . Gejala neurologis: berbagai gejala disebabkan oleh kompresi atau erosi saraf oleh tumor, seperti invasi saraf diafragma yang menyebabkan kelumpuhan eruktasi dan gerakan diafragma, invasi saraf reentri laring yang menyebabkan suara serak, keterlibatan saraf simpatis yang menyebabkan sindrom Horner, erosi saraf interkostal yang menyebabkan nyeri dada atau kelainan sensorik, dan kelumpuhan tungkai yang disebabkan oleh kompresi saraf tulang belakang. Gejala infeksi: Jika kista pecah atau infeksi tumor memengaruhi saluran bronkial atau jaringan paru-paru, maka akan muncul gejala infeksi yang sesuai. 4 . Gejala kompresi: kompresi vena kava superior menyebabkan sindrom vena kava superior; kompresi trakea dan kerongkongan menyebabkan sesak napas dan disfagia. 5 . Gejala khusus: teratoma pecah ke dalam tabung bronkial, pasien batuk sebum dan rambut. Pecahnya kista bronkus yang terhubung dengan saluran bronkus, dan terdapat gejala fistula bronkopleura. Beberapa pasien dengan tumor tiroid intratoraks memiliki gejala hipertiroidisme. Pasien dengan timoma terkadang disertai gejala miastenia gravis. Penyebab dan patogenesis: Penyebab sebagian besar tumor masih belum jelas. Beberapa tumor disebabkan oleh sel atau jaringan ektopik yang ditanam di rongga mediastinum, yang berkembang biak secara abnormal dan menjadi tumor. Pemeriksaan tambahan 1 .Rontgen dada sinar-X: diagnosis awal dapat dilakukan. 2 .CT tambahan dada. 3 .Rontgen dada. 2, CT yang ditingkatkan dada. 3, Biopsi jaringan: biopsi tusukan perkutan atau biopsi bedah. 4 . Lainnya: endoskopi, PET, MRI, USG, pemeriksaan radioisotop, dll. Dasar diagnostik 1, batuk kering, nyeri dada, sesak napas atau suara serak, kelumpuhan diafragma, sindrom kompresi vena kava superior dan gejala serta tanda lainnya. 2, Film dada atau CT menemukan lesi mediastinum. 3 . Patologi biopsi untuk memperjelas diagnosis. Diagnosis banding Identifikasi sifat dan sumber tumor. Pembedahan adalah metode pengobatan utama. Tumor mediastinum primer, tidak peduli jinak atau ganas, harus dibedah sedini mungkin setelah ditemukan. Pengobatan lain termasuk kemoterapi, radioterapi, pengobatan tradisional Tiongkok, dan bioterapi.