Bagaimana cara mencegah terjadinya fistula anal?

  Usia onset fistula ani sebagian besar terjadi pada orang dewasa muda berusia 20-40 tahun, dengan lebih banyak pria daripada wanita. Namun demikian, fistula anal terjadi pada semua usia, dan merupakan penyakit anorektal yang umum. Secara umum diyakini bahwa fistula ani adalah sekuel dari abses perianal, sehingga abses perianal adalah akar penyebab fistula ani.  1, menetapkan kebiasaan diet normal Karena terjadinya fistula anal terkait dengan panas lembab, diet berminyak, dapat endogen panas lembab, sehingga tidak disarankan untuk makan lebih banyak. Anda harus makan lebih banyak makanan ringan yang kaya vitamin, seperti kacang hijau, lobak, melon musim dingin, dan sayuran serta buah-buahan segar lainnya.  2, untuk mengembangkan kebiasaan buang air besar yang baik, untuk mencegah kerusakan tinja kering pada kulit saluran anus, yang mengakibatkan infeksi. Fakta sebenarnya adalah Anda tidak akan bisa membaca buku atau koran saat buang air besar, yang akan menambah waktu buang air besar dan menyebabkan terjadinya fistula anal.  Fakta sebenarnya adalah bahwa Anda akan bisa mendapatkan lebih dari sekedar beberapa produk yang paling efektif dan paling efektif.  4, pengobatan sinusitis anal tepat waktu, papilitis anal untuk menghindari abses rektum perianal dan fistula anal, pengobatan aktif konstipasi dan diare, pencegahan abses rektum perianal, karena tinja kering dan mudah memar sinus anal, ditambah invasi bakteri dan infeksi. Kebanyakan penderita diare memiliki adanya proktitis dan sinusitis anal, yang dapat menyebabkan perkembangan peradangan lebih lanjut.  5, hidup harus teratur, jadi tidur lebih awal dan bangun lebih awal, bekerja dan istirahat, olahraga teratur, jangan begadang dalam waktu yang lama. Fakta yang sebenarnya adalah bahwa Anda akan bisa mendapatkan lebih dari sekadar beberapa produk yang paling efektif dan paling efektif. Tubuh diperkuat, kemampuan tubuh untuk melawan penyakit ditingkatkan, Anda dapat secara efektif mencegah terjadinya fistula anal.