Program rehabilitasi untuk efusi lutut pada tur rehabilitasi

  Xiao Yu baru-baru ini merasa terganggu karena dia menyadari bahwa sendi lututnya mulai membengkak lagi. Dia pergi untuk melakukan MRI lutut dan, tidak mengherankan, itu lagi-lagi merupakan “efusi rongga sendi”. Pada tahun lalu, Xiao Yu, yang suka bepergian dan mendaki gunung, telah mengalami pembengkakan di lututnya sebanyak tiga kali, dan setiap kali dia pergi ke rumah sakit, tidak ditemukan kerusakan jaringan yang serius. Dokter menginstruksikan Xiao Yu untuk lebih banyak beristirahat, mengerem anggota tubuh yang terkena, dan minum obat oral untuk mengaktifkan sirkulasi darah dan menghilangkan stasis darah.  Memang, menurut petunjuk dokter, setelah masa istirahat dan pemulihan, pembengkakan sendi lutut pada akhirnya akan hilang. Namun, setiap kali ada latihan berat, sendi lutut membengkak dengan sepenuh hati. Serangan ini akhirnya membuat Xiao Yu bertekad untuk mengobati efusi sendi lututnya secara menyeluruh.  Langkah 1: Terapi dingin Terapi dingin hanya cocok untuk periode pembengkakan akut. Jika Anda mendapati sendi lutut Anda mulai membengkak setelah berolahraga atau melakukan aktivitas berat, Anda harus segera mengompres sendi lutut dengan kompres es untuk mengurangi kebocoran cairan sendi. Penting untuk diingat bahwa terapi dingin hanya cocok untuk periode cedera akut dan umumnya dianggap tidak perlu setelah 24 jam. Dalam kasus Xiao Yu, terapi dingin tidak diperlukan.  Langkah 2: Obat oral Menurut konsultasi Xiao Yu sebelumnya, dokter meresepkan Xiao Yu dengan obat pengaktif stasis darah, yang dapat terus dikonsumsi secara oral, dan obat tersebut dapat mencapai efek tertentu dalam hal rasa sakit dan pembengkakan.  Langkah 3: Fisioterapi Fisioterapi, juga dikenal sebagai “terapi fisik”, adalah bagian utama dari program rehabilitasi. Tiga jenis terapi fisik berikut ini direkomendasikan untuk kondisi Xiao Yu: 1.  Kemanjuran dari ketiga modalitas terapi fisik ini serupa, jadi disarankan agar Xiao Yu memilih rumah sakit yang dekat dengan rumahnya dan memilih salah satu modalitas terapi fisik untuk perawatan rutin.  Tujuan dari program rehabilitasi ini sebenarnya adalah untuk “mengurangi pembengkakan”, yaitu untuk mempercepat penyerapan cairan dalam rongga sendi lutut, sehingga sendi lutut dapat kembali ke keadaan yang relatif normal.