Berapa lama Anda dapat hidup dengan Emfisema?

Sindrom hidung kosong itu sendiri tidak memengaruhi harapan hidup dan tidak mungkin untuk menggeneralisasi berapa lama pasien bertahan hidup. Sindrom Hidung Kosong, juga dikenal sebagai sindrom hidung berbau, disebabkan oleh atrofi dan degenerasi berlebihan pada mukosa hidung, kelenjar, dan tulang turbinat, yang mengakibatkan hiperventilasi pada rongga hidung dan iritasi pada aliran udara pernapasan, yang mengakibatkan berbagai gejala ketidaknyamanan subjektif. Penelitian saat ini menunjukkan bahwa Sindrom Hidung Kosong adalah penyakit yang dapat diobati, bukan penyakit yang mematikan, dan tidak mempengaruhi harapan hidup pasien. Sindrom Hidung Kosong biasanya merupakan gejala sekunder dari rinitis, sinusitis, septum hidung yang menyimpang, polip hidung, dan penyakit terkait lainnya. Timbulnya sindrom ini mungkin terkait dengan tingkat sekresi hormon, kekurangan vitamin, dan bahkan faktor psikosomatis, dan biasanya dapat diatasi secara signifikan dengan pengobatan konservatif, seperti irigasi hidung dengan tetes vitamin AD. Jika pengobatan konservatif tidak efektif, pemindahan internal dinding hidung lateral atau operasi hidung anterior dapat dilakukan. Pasien dengan Sindrom Hidung Kosong perlu menghindari paparan debu dan gas beracun secara kimiawi, serta menghindari alkohol, tembakau, makanan pedas dan mengiritasi, serta menjaga udara di lingkungan mereka pada tingkat kelembapan yang sesuai.