Pasien diabetes kini dapat diobati dengan pembedahan

  Sejak terbukti bahwa operasi metabolik untuk menurunkan berat badan dapat mengobati diabetes, hal ini telah menyebabkan kehebohan besar dalam komunitas medis. Banyak pengalaman telah terakumulasi di Eropa dan Amerika Serikat dalam penerapan operasi metabolik untuk pengobatan diabetes dan obesitas, dan studi klinis di berbagai negara telah mencapai hasil yang menarik. Sejumlah besar penelitian telah mengkonfirmasi bahwa perawatan bedah dapat mencapai tingkat remisi klinis 77% -95% untuk diabetes tipe 2, yang berarti bahwa operasi metabolik dapat memungkinkan Mayoritas penderita diabetes tipe 2 bebas dari pengobatan dan dapat menjalani kehidupan normal.  Diabetes biasanya berjalan seiring dengan obesitas, dan di Tiongkok, proporsi orang dewasa yang menderita diabetes semakin meningkat, dengan statistik yang menunjukkan bahwa Tiongkok adalah negara nomor satu di dunia untuk diabetes, dengan 109,6 juta pasien dan 1,3 juta kematian akibat diabetes dan komplikasinya pada tahun 2015.  Retinopati diabetik adalah salah satu komplikasi mikrovaskuler diabetes yang serius dan merupakan penyakit utama yang membutakan di seluruh dunia, dengan tingkat kebutaan 25%, 25 kali lebih tinggi daripada orang normal. Menurut statistik, retinopati dapat dideteksi pada 20% penderita diabetes tipe 2 pada saat diagnosis awal. Bahkan pada penderita diabetes dengan fundus normal, sekitar 5-10% dari mereka mengalami perubahan fundus dalam satu tahun.  Diabetes tahap awal tidak menunjukkan gejala, tidak mempengaruhi kehidupan normal dan sering diabaikan. Oleh karena itu. Pencegahan adalah kunci untuk mencegah dan mengendalikan seks diabetes, mengupayakan deteksi dini, diagnosis dini dan pengobatan dini.