Infeksi Norovirus adalah penyakit menular yang sering terjadi di musim dingin dan juga dikenal sebagai “flu gastrointestinal” dan “muntah musim dingin”. Pasien sering datang dengan muntah, sakit perut, diare, demam, kehilangan nafsu makan dan malaise, dengan muntah yang umum terjadi pada anak-anak dan diare yang umum terjadi pada orang dewasa. Infeksi Norovirus adalah penyakit yang dapat sembuh sendiri dan gejalanya biasanya mereda dalam waktu 2-3 hari. Pasien dengan gejala yang tak kunjung sembuh dapat diobati dengan terapi simtomatik dan suportif untuk mempercepat penyembuhan. Tidak ada pengobatan klinis khusus untuk norovirus, jadi pengobatan simtomatik adalah fokus utama. Pasien dengan diare parah dapat menggunakan montelukast untuk meredakan gejalanya; pasien dengan mual dan muntah yang parah dapat menggunakan metoklopramid untuk pengobatan; pasien dengan refluks asam dan rasa sakit yang membakar di perut juga dapat menggunakan omeprazol dan lansoprazol untuk meredakannya. Pasien dengan muntah dan diare yang berkepanjangan dapat mengalami dehidrasi berat, yang mengakibatkan gangguan asam-basa, gangguan air dan elektrolit. Dalam hal ini, pasien harus diberikan perawatan suportif terlebih dahulu, termasuk hidrasi yang memadai dan, jika perlu, cairan intravena seperti glukosa dan natrium klorida. Norovirus sangat menular dan dapat menyebar secara luas melalui muntahan dari tangan ke tinja-oral dan aerosol. Pasien disarankan untuk mempraktikkan kebersihan diri yang baik selama sakit, dan anggota keluarga dapat mengenakan masker dan sarung tangan untuk perlindungan diri guna mengurangi kemungkinan penularan.