(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah umum dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Pasien datang ke klinik dengan kedutan yang tidak disengaja pada sisi kiri wajah, yang sangat mempengaruhi kehidupan sehari-harinya. Garis depan kiri pasien menjadi lebih terang, sudut mulut sedikit miring ke kanan, otot wajah kiri, sudut otot mulut dan otot mata berkedut, dan tidak ada kelainan yang jelas pada rasa sakit. Setelah pasien diberi obat, kedutan tak sadar pada sisi kiri wajah menghilang dan kejang wajah sembuh.
Informasi dasar】 Laki-laki, 47 tahun
Jenis penyakit】 Miospasme (kejang wajah)
Rumah Sakit】Rumah Sakit Tiantan Beijing
Tanggal Konsultasi】 April 2019
Rencana Pengobatan】 Pengobatan oral (tablet vitamin B1, tablet vitamin B12, kapsul gabapentin)
Masa Perawatan】 5 hari perawatan rawat inap, 2 bulan perawatan di rumah
【Hasil Pengobatan】 Gejala kedutan wajah pasien menghilang dan kejang otot wajah sembuh
I. Wawancara awal
Pasien datang ke rumah sakit kami dengan kedutan yang tidak disengaja pada sisi kiri wajah. Dia melaporkan bahwa kedutan wajah sering memburuk setelah aktivitas dan stres, dan telah sangat mempengaruhi kehidupan sehari-harinya. Riwayat medis pasien ditanyai, pasien melaporkan mengalami kelumpuhan wajah perifer sisi kiri satu tahun yang lalu dan tidak ada riwayat medis lainnya. Pada pemeriksaan, pasien ditemukan memiliki garis frontal yang dangkal di sisi kiri, sedikit miring dari sudut mulut ke kanan, kedutan otot wajah kiri, sudut otot mulut dan otot mata, dan tidak ada kelainan yang jelas dalam persepsi nyeri. Pasien awalnya dianggap mengalami kejang wajah yang disebabkan oleh neuritis wajah perifer setelah menyelesaikan pemeriksaan CT kepala dan EEG.
II. Riwayat pengobatan
Untuk perawatan lebih lanjut, pasien dirawat di rumah sakit. Setelah masuk rumah sakit, pasien diberi obat saraf bergizi tablet vitamin B1 dan tablet vitamin B12, serta kapsul gabapentin oral untuk mengendalikan timbulnya gejala. Selama pengobatan, pengobatan tidak efektif setelah 2 hari pengobatan dan kedutan wajah yang tidak disengaja masih terlihat, sehingga dosis kapsul gabapentin ditingkatkan dengan tepat dan pengobatan dilanjutkan. Setelah perubahan dosis, gejala kedutan wajah yang tidak disengaja pasien berkurang dan tidurnya membaik. Episode sesekali kejang paroksismal pada sisi kiri otot wajah tidak mempengaruhi kehidupannya. Bersamaan dengan pengobatan aktif, pasien diberikan konseling psikologis dan nasihat tentang pola makan sehari-hari dan kebiasaan gaya hidup. Pasien dipulangkan setelah 5 hari di rumah sakit.
III. Hasil pengobatan
Pasien mengalami kejang otot wajah yang disebabkan oleh neuritis wajah perifer, yang dimanifestasikan oleh kedutan wajah yang tidak disengaja. Pasien dipulangkan dengan instruksi untuk melanjutkan pengobatan.
Pasien dipulangkan dan dipulangkan dengan instruksi untuk melanjutkan pengobatan selama 2 bulan. Pasien ditindaklanjuti melalui telepon dan kedutan yang tidak disengaja telah sepenuhnya teratasi dan kualitas tidurnya normal.
IV. Catatan
Setelah pengobatan aktif, kedutan wajah pasien yang tidak disengaja menghilang dan dia sekarang kembali ke kehidupan normalnya, dan saya sangat senang untuk pasien. Setelah keluar dari rumah sakit, pasien masih perlu menjaga wajahnya tetap hangat, hindari mencuci muka dengan air dingin, mengunyah makanan di sisi yang sehat saat makan, dan harus membebaskan dirinya dari emosi untuk menghindari kecemasan emosional yang disebabkan oleh kejang wajah. Pasien harus meminum obat sesuai resep dokter dan tidak boleh berhenti meminumnya sendiri. Mereka harus terus mengamati kondisi mereka dan melihat apakah gejala wajah mereka membaik setiap saat, dan jika mereka mengalami ketidaknyamanan selama perawatan, mereka harus segera mencari pertolongan medis.
V. Wawasan pribadi
Kejang otot wajah biasanya disebabkan oleh stimulasi saraf wajah. Pasien ini mengalami kelumpuhan wajah perifer sisi kiri setahun yang lalu, yang menyebabkan kejang otot wajah dan kedutan yang tidak disengaja pada sisi kiri wajah.
Meskipun miospasme wajah dapat mengalami kedutan otot tak sadar unilateral, namun tidak mengancam jiwa, tetapi sebagian besar miospasme wajah tidak ditangani dengan baik. Untungnya, pasien ini sembuh dari kondisi tersebut dan tidak lagi memiliki beban psikologis untuk melanjutkan kehidupan normal.