Seorang anak berusia 7 tahun dengan ptosis kongenital mata kanan telah membaik secara signifikan setelah perawatan bedah

(Sanggahan: Artikel ini hanya untuk penggunaan umum dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi anak)

Abstrak: Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dengan riwayat hipoplasia pada mata kanannya sejak lahir, tanpa gejala pagi atau sore hari, yang orang tuanya tidak menanggapinya dengan serius. Dia dirawat di rumah sakit untuk koreksi ptosis kongenital mata kanan (suspensi flap frontal) dikombinasikan dengan blepharoplasty.

Informasi dasar】 Laki-laki, 7 tahun

Jenis Penyakit】Ptosis kongenital mata kanan

Rumah Sakit】Rumah Sakit Kesehatan Ibu dan Anak Guangdong

Tanggal Konsultasi】 September 2020

Rencana Perawatan】 Ptosis kongenital mata kanan (suspensi flap frontalis) dikombinasikan dengan blepharoplasty dan gel oftalmik levofloxacin hidroklorida topikal

[Masa Perawatan] 4 hari di rumah sakit, jahitan dilepas 10 hari setelah operasi

Hasil】Hasil pasca operasi bagus, mata kanan simetris dan sama dengan celah kelopak mata kiri dan dapat diangkat

I. Konsultasi awal

Orang tua mengeluh bahwa anak tersebut tidak dapat membuka mata kanannya sejak ia lahir. Anak ini kadang-kadang diejek oleh teman-teman sekelasnya dan memiliki penglihatan yang buruk di mata kanannya, sehingga ia hanya menggunakan mata kirinya untuk melihat sesuatu setiap hari, yang berdampak pada studinya. Pada saat wawancara, ditemukan tinggi fisura kelopak mata 4mm pada mata kanan dan 10mm pada mata kiri bila dilihat secara horizontal, 1mm pada mata kanan dan 10mm pada mata kiri pada otot levator, 9mm pada mata kanan dan 9mm pada mata kiri pada otot frontal, Bell’s syndrome (+) dan tes neostigmine negatif (10 menit, 20 menit, 30 menit, 40 menit, 50 menit, 60 menit). Tidak ada kelainan yang signifikan pada CT kranial dan tidak ada kelainan yang signifikan pada CT okular mata dan orbit, sehingga ia dirawat dengan “ptosis kongenital mata kanan”.

Pengobatan

Anak tersebut dirawat di rumah sakit untuk pemeriksaan rutin pra-operasi, termasuk tes darah rutin, koagulasi, fungsi hati, fungsi ginjal dan golongan darah. Pada hari kedua masuk ke ruang operasi dengan anestesi umum, koreksi ptosis kongenital (suspensi flap frontal) dikombinasikan dengan blepharoplasty dilakukan pada mata kanan. Operasi berjalan lancar dan mata kanan dan area frontal kanan ditutupi dengan tekanan setelah operasi, dan anak tersebut kembali dengan selamat ke bangsal setelah pemulihan dari anestesi.

III. Hasil pengobatan

Pada hari pertama pemeriksaan okular, kelopak atas mata kanan bengkak dengan sedikit memar subkutan. Pada posisi mata pertama, kelopak atas kedua mata simetris dan sama tingginya. Jahitan kulit kelopak atas mata kanan berada pada tempatnya, insisi bedah sejajar dengan baik, tidak ada darah atau cairan yang terlokalisasi, konjungtiva bulbi agak tersumbat dan oedematosa, tidak ada cairan yang jelas keluar dari kantung konjungtiva, dan kornea tampak jernih. Salep mata dimulai untuk mencegah paparan keratitis dan konjungtivitis. Lengkungan kanan alis dan area frontal di atasnya terus ditutupi dengan perban elastis dan kain kasa untuk mencegah eksudasi pasca operasi dan pembentukan hematoma. Anak ini pulih dengan baik pada hari kedua setelah operasi. Pada hari ketiga setelah operasi, bengkaknya berkurang dan jahitannya sudah terpasang.

IV. Catatan

Kami senang melihat anak memiliki penampilan yang normal setelah operasi, tetapi pemulihan pasca operasi masih panjang, jadi penting untuk mengikuti saran dokter tentang pengobatan, diet ringan, lebih banyak istirahat dan hindari menonton produk elektronik untuk waktu yang lama.

1. Setelah operasi, Anda perlu minum obat sesuai dengan saran medis dan mengoleskan gel mata levofloxacin hidroklorida ke celah kelopak mata kanan setiap malam menjelang tidur untuk menghindari paparan keratitis dan konjungtivitis, melatih untuk lebih sering menutup mata, memperhatikan kebersihan tangan dan menghindari menggosok mata dengan tangan Anda.

2. Jangan makan makanan pedas, merangsang atau berminyak, minum lebih banyak air, melakukan lebih banyak kegiatan di luar ruangan setiap hari, mengurangi penggunaan produk elektronik, memperhatikan kebiasaan mata, tidak membaca, menulis atau menggambar sambil berbaring, berjalan atau naik mobil. Kurangi makan makanan manis dan minuman berkarbonasi, dan makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar, seperti wortel, bayam, labu, jagung, blueberry, dll. Perhatikan pekerjaan dan istirahat, jangan begadang dan pastikan tidur yang cukup.

3. Tinjau dan lepaskan jahitan 10 hari setelah operasi, tinjau penglihatan Anda secara teratur dan lakukan pelatihan ambliopia, dll.

V. Wawasan pribadi

Ptosis kongenital adalah kondisi mata yang umum terjadi pada anak-anak dan remaja yang mempengaruhi perkembangan penglihatan, penampilan, dll. dan dapat berdampak negatif pada tubuh dan pikiran. Pada kasus yang lebih parah, pembedahan biasanya direkomendasikan pada usia 3-4 tahun untuk memperbaiki kondisi, meningkatkan perkembangan visual, dan mencegah perkembangan ambliopi yang kekurangan bentuk.

English Deutsch Français Español Português 日本語 Bahasa Indonesia Русский