Eugenika dan perawatan perinatal Perawatan kehamilan yang terlambat

    Kehamilan bagaikan sebuah perjalanan panjang, sebuah perjalanan panjang dan menyenangkan yang berakhir dengan persalinan yang lancar dan kelahiran sebuah kehidupan. Periode dari usia kehamilan 28 minggu hingga 40 minggu disebut kehamilan lanjut. Pada tahap ini, pertumbuhan dan perkembangan janin dipercepat, dan wanita hamil harus mempersiapkan konsumsi persalinan dan sekresi susu setelah melahirkan, selain memasok nutrisi ke janin.  1. Pastikan tidur yang cukup. Selama tidur, kelenjar hipofisis ibu akan terus memproduksi hormon yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan janin. Anda harus tidur 8-9 jam setiap malam, ditambah satu jam tambahan untuk tidur siang, dalam posisi miring ke kiri.  2. Lakukan pemantauan di rumah dan hitung gerakan bayi Anda. Anda dapat menggunakan gerakan janin untuk memantau bayi Anda di rumah. Jumlah gerakan janin dalam 12 jam dikalikan empat. Angka normal adalah antara 30 dan 100. Jika gerakan janin kurang dari 3 kali per jam atau jika gerakannya tiba-tiba dan sering, Anda harus terus menghitung selama satu jam lagi. Pemantauan janin dari jarak jauh juga dapat digunakan.  3. Kurangi beban kerja, hindari shift malam dan kerja fisik, dan secara ketat melarang hubungan seksual tiga minggu sebelum persalinan untuk mencegah persalinan prematur dan infeksi pascakelahiran.  4. Perhatikan kebersihan diri, ganti baju dan celana secara teratur dan mandi secara teratur; untuk mencegah bakteri masuk ke dalam vagina, tidak disarankan untuk mandi bak mandi, tetapi mandi pancuran atau mandi gosok dapat dilakukan.  5.Jaga semangat Anda tetap bahagia, jangan khawatir atau gugup, bersikeras untuk melakukan kegiatan di luar ruangan secara teratur dan juga melakukan beberapa pekerjaan rumah tangga yang dapat Anda lakukan. Selama seluruh perjalanan kehamilan, Anda harus penuh percaya diri, selalu menjaga semangat perawatan kesehatan Anda dengan bahagia dan rileks, dan melakukan perawatan diri Anda dengan hati-hati untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi.  6. Memperkuat nutrisi. Mempromosikan keragaman makanan. Kualitas makanan lebih penting daripada kuantitas, maka sudah sepantasnya untuk memasok lebih banyak makanan hewani dan kacang-kacangan. Perut yang semakin membesar membuat wanita hamil panik dan kembung, jadi berhati-hatilah untuk tidak makan terlalu banyak sekaligus, makanlah lebih sedikit dan lebih banyak lagi, dan hitunglah ngemil sebagai bagian dari diet Anda.  7. Belajar bernapas secara abdominal. Ini dapat memberikan oksigen yang cukup untuk janin.  8.Pendidikan janin. Dengarkan musik, belai perut dan tepuk-tepuk, dll. 3 sampai 4 kali sehari, ketika Anda bisa merasakan kepala janin, punggung dan anggota badan, Anda bisa melakukan tepukan lembut. Berbicara dengan janin akan lebih bermanfaat bagi janin.  9. Tingkatkan cahaya. Cahaya lembut meningkatkan sifat ritmis respons otak janin terhadap terang dan gelap, mendorong perkembangan dan pematangan otak.  10.Semakin dekat dengan tanggal kelahiran, calon ibu harus mempersiapkan kelahiran di rumah sakit terlebih dahulu, seperti pakaian dalam, pakaian dalam, pembalut yang lebih panjang dan lebar, atau pembalut dengan obat. Anda juga harus menyiapkan telur, gula merah, cokelat (untuk kelahiran), baskom dan perlengkapan mandi. Juga siapkan perlengkapan bayi, banyak rumah sakit yang dilengkapi dengan tempat tidur pakaian dan bantalan kencing untuk bayi. Jika keluarga menyiapkan pakaian untuk bayi, pakaian tersebut harus terbuat dari katun, dengan gaya longgar dan mudah untuk dipakai dan dilepas.  Akhirnya, saya berharap semua calon ibu mendapatkan bayi mereka yang sehat, cantik dan indah!