I. Gambaran Klinis Tulang kaya akan serabut saraf, yang masuk ke dalam periosteum dan kemudian bercabang ke dalam tulang sesuai dengan pembuluh trofoblas, sehingga neurofibroma dapat terjadi pada rongga medula atau periosteum. Neurofibroma yang berasal dari tulang sangat jarang terjadi dan sering melibatkan tulang akibat neurofibromatosis. Secara klinis, ia muncul terutama dengan rasa sakit dan tidak memiliki manifestasi khas lainnya. Ini terutama terletak di tulang pendek dan sakrum, dan kadang-kadang di tulang paha, tibia, tengkorak, tulang belakang, tulang belakang dan tulang rusuk. Tumor ini menyebabkan perubahan klinis seperti skoliosis, pseudarthrosis, dan pertumbuhan tulang yang tidak normal. Tumor ini sebagian besar merupakan lesi yang terisolasi di dalam tulang, tanpa kecenderungan yang jelas pada lokasi tertentu, dan presentasi x-ray lebih bervariasi. Lesi tulang panjang dapat muncul sebagai hiperintensitas lokal yang heterogen karena kerusakan kortikal yang tidak merata, tetapi tidak ada fokus pengerasan atau kalsifikasi. Reaksi periosteal jarang terjadi jika tidak disertai fraktur. Tumor terletak di dalam rongga sumsum tulang dan agak dapat dibedakan. Tidak ada tuberkulosis atau kalsifikasi di dalam tumor dan cangkang tulang residual terlihat di pinggirannya. Massa jaringan lunak di luar tulang mungkin ada atau mungkin tidak. Pengobatan dan prognosis Neurofibroma tulang adalah tumor jinak dan tidak mungkin kambuh lagi setelah eksisi bedah lengkap.