Apa saja pertimbangan diet untuk pasien hipertiroidisme?

  Banyak orang yang menderita hipertiroidisme sering mendengar orang yang antusias menyarankan untuk makan lebih banyak makanan kaya yodium seperti makanan laut seperti ikan laut, udang laut, rumput laut, dan rumput laut. Timbulnya hipertiroidisme bukan karena kekurangan yodium, tetapi karena kelebihan hormon tiroid dalam tubuh. Yodium adalah bahan baku untuk produksi hormon tiroid. Pada hipertiroidisme, kemampuan kelenjar tiroid untuk mensintesis hormon tiroid meningkat. Mengonsumsi makanan yang mengandung yodium pada masa ini akan menyebabkan kelenjar tiroid mensintesis lebih banyak hormon tiroid, sehingga membuat kondisi ini semakin parah.  Selain itu, yodium dalam jumlah besar dapat mencegah pelepasan hormon tiroid dari kelenjar tiroid ke dalam aliran darah, sehingga hormon tiroid yang sudah diproduksi tetap berada di dalam kelenjar tiroid. Obat anti-tiroid mengobati hipertiroidisme dengan menghambat produksi hormon tiroid, dan kelebihan hormon tiroid yang telah diproduksi hanya dapat dihilangkan dengan ekskresi dari kelenjar tiroid ke dalam aliran darah, di mana hormon tersebut dimetabolisme.  Oleh karena itu, karena aksi yodium, hormon tiroid yang telah disintesis tetap berada dalam kelenjar tiroid untuk jangka waktu yang lebih lama, sehingga memperpanjang kontrol kondisi hipertiroid. Selain itu, ketika yodium digunakan untuk hipertiroidisme, suplai darah ke kelenjar tiroid berkurang dan kelenjar tiroid menjadi keras. Akibatnya, kecepatan penyerapan obat anti-tiroid secara oral ke dalam aliran darah dan diangkut melalui aliran darah ke kelenjar tiroid untuk efek terapeutik akan berkurang, dan efektivitas obat akan berkurang. Untuk alasan ini, pasien dengan hipertiroidisme tidak boleh mengonsumsi makanan kaya yodium atau obat-obatan barat atau Cina yang mengandung banyak yodium.  Diet pasien sangat penting dalam proses pengaturan hipertiroidisme. Hal ini karena hipertiroidisme meningkatkan kebutuhan nutrisi akibat hipermetabolisme pasien, dan jika nutrisi tidak diberikan secara memadai, penyusutan akan semakin parah, dan bahkan gejala yang mirip dengan gejala kanker stadium lanjut dapat terjadi. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan diet yang tepat.  Aspek-aspek berikut dari diet pasien harus dipertimbangkan: asupan kalori harian harus setidaknya 2400 kkal untuk pria dan 2000 kkal untuk wanita. Pasien yang lebih muda juga harus makan lebih banyak makanan berlemak, lebih banyak buah dan sayuran yang kaya vitamin, dan makanan yang tidak terlalu pedas seperti cabai, bawang merah, jahe dan bawang putih. Kurangi makan makanan kaya yodium seperti rumput laut, udang, dan ikan. Pasien harus memberikan perhatian khusus pada pengaturan diri secara psikologis, emosional dan spiritual, untuk menjaga suasana hati mereka tetap rileks, semangat mereka bahagia dan emosi mereka stabil, dan untuk menghindari masuk angin, terlalu banyak bekerja dan demam tinggi.  Pasien dengan hipertiroidisme harus memperhatikan hal-hal berikut ini selama pengobatan dan diet: l. Hindari makanan pedas: biji-bijian pedas, bawang merah mentah, bawang putih mentah; 2. Hindari makanan laut: rumput laut, udang laut, kerang; 3. Hindari teh, kopi, tembakau, dan alkohol yang kuat; 4. Jaga suasana hati tetap tenang dan hindari ketegangan.