Yodium 131 “dikontraindikasikan” dan bukan “tidak dikontraindikasikan” pada anak-anak dengan hipertiroidisme?

Tidak dikatakan “tidak dapat” digunakan, tetapi “tidak boleh” digunakan. Lalu, dalam kondisi apa saja ia dapat digunakan? Yodium 131 sebaiknya digunakan hanya sebagai pilihan terakhir. Yodium 131 digunakan untuk mengobati hipertiroidisme pada anak-anak dan remaja dalam dua situasi utama: pertama, ketika efek samping obat antitiroid seperti methimazole atau PTU terlalu berat untuk diteruskan; kedua, ketika hipertiroidisme sangat serius dan pembedahan tidak memungkinkan. Mengapa anak-anak tidak boleh diobati dengan Yodium 131? Kekhawatiran utama adalah kerusakan jangka panjang dari Yodium 131. Pertama, pengobatan Yodium 131 pasti akan menyebabkan hipotiroidisme, yang hampir tidak dapat dipulihkan dan berlangsung seumur hidup; kedua, radiasi dapat menyebabkan kanker tiroid atau tumor ganas lainnya; dan ketiga, hal itu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di masa depan, seperti perkembangan gonad, dll. Namun, belum ada penelitian dengan sampel yang besar yang menunjukkan bahwa pengobatan Yodium 131 sesuai untuk anak-anak dengan hipertiroidisme. Namun, tidak ada penelitian sampel besar yang menunjukkan perbedaan signifikan antara anak-anak dengan hipertiroidisme yang diobati dengan yodium 131 dan mereka yang tidak diobati dengan yodium 131 ketika mereka mencapai usia dewasa. Namun, mengingat bahaya radiasi dan untuk alasan keamanan, pengobatan Yodium 131 pada anak-anak umumnya tidak direkomendasikan kecuali benar-benar diperlukan. Apakah ada batasan usia tertentu? Tidak ada batasan usia tertentu, baik di Cina maupun di luar negeri. Bahkan ketika pedoman ini dikembangkan, tidak jelas apakah pengobatan dengan Yodium 131 dapat diberikan kepada anak-anak yang berusia lebih dari 15 atau 18 tahun.