Kiat tentang gangguan endokrin yang umum terjadi

  Penyakit endokrinologi yang umum termasuk diabetes mellitus, penyakit tiroid, penyakit adrenal, penyakit hipofisis, dll. Dua penyakit pertama adalah yang paling umum.

  Definisi diabetes mellitus: Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik endokrin sistemik yang terkait dengan faktor genetik dan berbagai faktor lingkungan, dengan defisiensi insulin relatif atau absolut sebagai fitur patologis dasar dan hiperglikemia sebagai karakteristik klinis.

  2. Prevalensi: Menurut laporan International Diabetes Federation (IDF) tahun 2007, terdapat 246 juta penderita diabetes di seluruh dunia, dan diperkirakan 380 juta orang akan menderita diabetes pada tahun 2025. Tingkat prevalensi di antara penduduk perkotaan secara signifikan lebih tinggi daripada tingkat prevalensi di antara penduduk pedesaan. Saat ini, diabetes telah menjadi penyakit paling umum ketiga di dunia setelah tumor dan penyakit kardiovaskular.

  3. Manifestasi klinis: Gejala awal penyakit ini tidak jelas. Mereka yang memiliki gejala khas mungkin memiliki gejala seperti minum berlebihan, makan berlebihan, buang air kecil berlebihan, dan penurunan berat badan.

  4. Kriteria diagnostik (direvisi oleh ADA dan WHO pada tahun 2002)

  (1) Glukosa darah puasa ≥7,0 mmol/L (126mg/dl) (puasa berarti tidak makan setidaknya selama 8 jam).

  (2) Gejala diabetes melitus dan glukosa darah sewaktu ≥ 11,1 mmol/L (200 mg/dl) (glukosa darah sewaktu didefinisikan sebagai glukosa darah setiap saat setelah makan)

  (3) Toleransi glukosa Glukosa darah 2 jam ≥ 11,1 mmol/L (200mg/dl)

  Setiap pasien yang memenuhi salah satu kriteria di atas dan masih memenuhi salah satu dari tiga kriteria pada tindak lanjut hari berikutnya didiagnosis menderita diabetes.

  5 . Bahaya: Dengan berlanjutnya diabetes, gangguan metabolisme gula, lemak dan protein dapat menyebabkan kerusakan berbagai jaringan dan organ seperti mata, ginjal, saraf, jantung dan otak, yang menyebabkan berbagai komplikasi vaskular dan neurologis kronis sistemik. Jika tidak dikelola dengan baik, penyakit ini dapat menyebabkan kebutaan, amputasi, hemiplegia, dan bahkan kematian, yang menjadi penyebab utama meningkatnya angka kematian dan kecacatan pada diabetes.

  (1) Komplikasi akut: ini termasuk ketoasidosis diabetes, koma diabetes hiperosmolar non-ketotik, asidosis laktat dan koma hipoglikemik.

  (2) Komplikasi kronis: makroangiopati, termasuk.

  (i) Penyakit jantung diabetes.

  (ii) Ensefalopati diabetes.

  (3) Vaskulopati tungkai diabetes; mikroangiopati, termasuk.

  (i) retinopati diabetes.

  (ii) Nefropati diabetes.

  Neuropati diabetes.

  6. Tujuan pengobatan.

  ①Memaksimalkan pengurangan glukosa darah dan menstabilkannya pada tingkat yang diinginkan;

  ②Memaksimalkan perbaikan gejala dan tanda pasien serta meningkatkan kualitas hidup pasien;

  ③Pencegahan dan penanganan komplikasi secara maksimal.

  7. Pilihan pengobatan.

  ①Kontrol diet.

  Terapi olahraga.

  ③Pengobatan kedokteran Barat.

  ④Pengobatan herbal Cina.

  Pemantauan glukosa.

  Edukasi diabetes.