Cara mencegah kanker paru-paru

  Kanker paru-paru adalah tumor ganas primer paru-paru yang paling umum. Sebagian besar kanker paru-paru berasal dari epitel mukosa bronkial, sehingga disebut juga kanker paru-paru bronkial. Tidak ada gejala khusus pada tahap awal kanker paru-paru, hanya gejala yang umum terjadi pada penyakit pernapasan umum, seperti batuk, dahak dan darah, demam rendah, nyeri dada dan sesak, yang dapat dengan mudah diabaikan. Namun, metastasis dari berbagai organ dapat muncul pada stadium akhir kanker paru-paru, yang dapat menyebabkan gejala yang sesuai dan seringkali membawa rasa sakit yang luar biasa bagi pasien dan bahkan mengancam nyawa mereka.  Dalam 50 tahun terakhir, banyak negara telah melaporkan peningkatan yang signifikan dalam insiden dan mortalitas kanker paru-paru, dengan insiden dan mortalitas kanker paru-paru menempati urutan pertama di antara semua tumor ganas pada pria, dan urutan kedua dalam insiden dan mortalitas pada wanita. Oleh karena itu, kita perlu mengambil tindakan pencegahan dini dalam kehidupan sehari-hari untuk menghindari penyakit ini.  Cara mencegah kanker paru-paru: 1. Melarang dan mengendalikan merokok: Untuk melarang dan mengendalikan merokok, pertama-tama kita harus fokus pada pengurangan proporsi perokok dalam populasi, dan kita perlu membuat undang-undang atau peraturan tertentu untuk membatasi orang, terutama untuk membatasi remaja untuk merokok.  2.Pengendalian polusi udara: Melakukan pekerjaan yang baik dalam perlindungan lingkungan dan secara efektif mengendalikan polusi udara, sehingga dapat mencapai tujuan pencegahan kanker paru-paru.  3.Perlindungan kerja: Untuk area pertambangan di mana bijih radioaktif ditambang, tindakan perlindungan yang efektif harus diambil untuk meminimalkan jumlah paparan radiasi pekerja. Untuk pekerja yang terpapar senyawa karsinogenik, berbagai tindakan perlindungan tenaga kerja yang praktis dan efektif harus diambil untuk menghindari atau mengurangi kontak dengan faktor karsinogenik. 4. Pencegahan dan pengobatan bronkitis kronis: Karena insiden kanker paru-paru pada pasien dengan bronkitis kronis lebih tinggi daripada mereka yang tidak menderita bronkitis kronis, maka sangat penting untuk secara aktif mencegah dan mengobati bronkitis kronis untuk mencegah kanker paru-paru. Terutama, perokok yang menderita bronkitis kronis harus disarankan untuk berhenti merokok, karena kejadian kanker paru-paru lebih tinggi pada mereka yang menderita bronkitis kronis dan merokok.  5.Deteksi dini, diagnosis dini dan pengobatan dini: Sarana skrining untuk kanker paru-paru dini masih belum memuaskan, dan biaya skrining kanker paru-paru pada populasi sangat mahal, dan kemungkinan mengurangi tingkat kematian kanker paru-paru sangat kecil.  Konsumsi makanan berikut secara teratur dapat secara efektif mencegah kanker paru-paru: 1. Kacang-kacangan: almond dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan menghambat karsinogenesis sel. Ini memiliki efek meredakan gejala seperti mulut kering, tetapi tidak cocok untuk pasien dengan radang mulut, bisul dan mimisan. Ume juga memiliki efek anti kanker, dan kurma dapat menghambat pertumbuhan sel tumor.  2.Bawang putih: Banyak penelitian telah mengkonfirmasi bahwa bawang putih memiliki kemampuan anti-kanker dan anti-kanker. Minyak atsiri yang larut dalam lemak dalam bawang putih dapat mengaktifkan makrofag dan meningkatkan kemampuan anti-kanker tubuh, dan juga mengandung senyawa yang mengandung belerang yang juga memiliki efek membunuh sel tumor.  3.Jamur shiitake dan makanan jamur lainnya: mengandung zat polisakarida dan penginduksi interferon, yang dapat menghambat tumor. Jamur shiitake efektif melawan kanker perut, kanker kerongkongan, kanker paru-paru dan kanker serviks.  4. Susu dan yogurt: susu mengandung kalsium dan vitamin D, yang dapat bergabung dengan zat karsinogenik dalam usus dan menghilangkan efek berbahaya mereka. Yogurt dapat menghambat pertumbuhan sel tumor.  5.Teh: teh mengandung katekin, yang dapat menghilangkan zat radioaktif dari tubuh. Pasien radioterapi yang sering minum teh bermanfaat untuk pemulihan. Teh juga dapat mencegah kerusakan gigi.  6, madu dan susu lebah: madu dapat meningkatkan metabolisme, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan fungsi hematopoietik dan peran perbaikan jaringan. Dalam beberapa tahun terakhir, ditemukan bahwa susu lebah mengandung asam laktat lebah khusus, yang efektif dalam pencegahan dan pengobatan tumor ganas.